duduk dekat jendela
memandang langit
melepas impian
menuju satu alamat
hanya kau
lelaki dalam pikiran
membangunkan rasa rindu
betapa terasa dekat
kau ke arahku
hingga aku tak mau ingat
berapa lama
telah menunggu
Maitri, 18 April 2008

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *