Ayik Sadat

lewat perjalanan atau persetubuhan yang terkadang liar,
aku rambah tubuhmu semesta. dimana dapat kueja
desah cemara, ratap malam, teritis gerimis atau igau
burung hantu. tapi mengapa seolah kita lewatkan begitu
saja percakapan malam ini meski kita pernah saling
melempar gagas. aku ragu kau membisu sebab kau tahu
akupun merindu. maka biarkan purnama malam ini hening
seolah takzim dan aku nyunyi dalam hening samadhi
suralawu, 1997

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *