Tentang Penulis Edisi 61
Liston Siregar, editor ceritanet.com. Ayik Sadat, tinggal di Magetan sebagai petani dan pemburu lebah, meski sesekali terlibat dalam beberapa program LSM di Surabaya dalam bidangkomunikasi sebagai peneliti. Kuncup Melati, penulis cerpen . Qizink La Aziva, kelahiran Serang yang puisinya masuk dalam Antologi Puisi Digital Cyberpuitika (YMS, 2002), dan SKETSA (2003). Sekarang aktif sebagai humas FLP-Serang […]
Padamu
akupercaya padamuwalau tak pernah tahuapakah lenganmumenyimpan belatiatau melati.dimana khianatbisa saja menjelma raksasayang mengerikanjugaaroma bungamembuat kepala sesakimpianimpian akurindu padamumeski diri tertekanibarat mingguterkurung hujan.ya, aku rindupada bening mata,basah bibir jugaawan dikepalamuyang mampu menggubahteduh terik matahari. lalu ijinkanaku cinta padamutanpa kalimat panjangyang musti dipahamkan.sebab pandang mataantara kitatelah mencipta bahasanya.dan ditubuhmu dirahimmuharapan dihamparkantentang sebuah lautanyang melahirkan gelombang,kelaksurabaya, 1997
Tak usah sebut namanu di sini, Uny Rinduku mampu mengenal aroma tubuhmi
tak usah sebut namamu disini, unyrinduku mampu mengenal aroma tubuhmu pada hening yang berpilin, bulan tak selamanya akrabdengan lautan sebab gelombang sesekali menanggalpasir tak ketepi. namun kau datang dengan beningtelaga yang mampu membasuh saput kabut padajendela rumah juga tafsiri recik gerimis serta udarabasah. ah, senyummu yang magma itu melempar jalajuga dzikir laut mendesir diharum nafasmu. […]
Purnama
Ayik Sadat lewat perjalanan atau persetubuhan yang terkadang liar,aku rambah tubuhmu semesta. dimana dapat kuejadesah cemara, ratap malam, teritis gerimis atau igauburung hantu. tapi mengapa seolah kita lewatkan begitusaja percakapan malam ini meski kita pernah salingmelempar gagas. aku ragu kau membisu sebab kau tahuakupun merindu. maka biarkan purnama malam ini heningseolah takzim dan aku nyunyi […]