aku telah mengerti seperti biasa
ketika jendela terbuka
matahari hilang warna
suara beburung manggung
di pinggir gunung saling sahut
menanda waktu mulai beringsut
tapi hati kecil ini masih bertanya
kekasih yang dirindu kapan kan tiba
detik tak henti mengeja
sementara angin tua perlahan membaca
bisik kecilmu dari seberang sana