Hari ini mendung, pekat hendak meruntuh
Segra saja aku ingin pulang kantor,
menunggui bayiku,
menggendongnya, kalau tiba-tiba saja hujan lebat jatuh.

Seperti angin yang telah basah aku mengenalimu,
dirimu akan segera tumpah-meruah.

Sejak petaka tahun lalu di musim yang selalu berganti
Dirimu tak pernah memberitahu
Kecerobohan kita merawat semesta.
Sampah-sampah di trotoar, selokan
yang bau pesing, got yang tersumbat, tanggul yang hampir roboh
dan pemda yang senonoh.

Tanpa kabar layar kaca, bahwa banjir
Selalu ada, tanpa bicara di masa yang beriklan saja.
Tak sesederhana , kita berbicara karena janji dan dusta tiada beda,
bagi penguasa yang haus harta, juga bagi Sutiyoso yang cuma bicara saja.

Aduh Mak !
Hujan tiba, segeralah kemasi barang kita,
karna banjir akan segera melanda.
Sankt Augustin, 100205

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *