Dewi Penyair
mengapung rindu di permukaan
menyembunyikan lara pada sang bintang
diantara pedih, luka, cinta, dan rindu
terkoyak malam, tak tertahankan
setetes darah, telah berkecupan
dengan kulit lembut mempesona hati
enggan beranjak, masih merindu
jangan diusap, aku tak mau pergi!
menangis lirih tak berdaya
aku pun sama, kekasihku
telah menari dalam lingkaran kesempurnaanmu
berbelai kata dan syair indahmu
yang terbawa hingga ke mimpi
turunkan tangisku
hingga darah tak menangis
peluk rinduku
sampai kau menangis