Sendiri
Hidupnya tambah sepi, tambah hampa
Malam apa lagi
Ia membenci. Dirinya dari segala
Yang minta perempan untuk kawannya
Bahaya dari tiap sudut. Mendekat juga
Dalam ketakutan menanti ia menyebut satu nama
Terkejut ia terduduk. Siapa memanggil itu?
Ah! Lemah lesu ia tersedu: Ibu! Ibu!
***