Untuk Seorang Guru : Selamat Datang ke Surga
bersama setiap patah cekuh-cekihkau ludahi sejarah dalam derai, ringkihmeski, dengan sisa kepahlawanan yang rombengmasih, kaucoba melawan penjajahan paling zalim:cacing perut bernyanyi parau dalam dentang kaleng lalu kaubungkus sepiring tuhan, cukuplahuntuk hari ini. entah esok. mesti kautelisik lagidiantara lipatan-lipatan bau busuk dan lalat-lalat:mungkin tuhan sedang rapat, tak bisa diganggu! (sepuntung rokok akan menjadi sekretarisnya siang inicukup […]
Menatap Luka
TS Pinang lihatlah,luka seratus abad tak lewat oleh badaisementara sayu kelopak matamu lelahdidera berita televisi atau purnama dini harisungguh, ketakutan menjadi semacam rindupada warna pada denting piano dan suara serakmulalu seperti biasa senyummu berlalutawar saja, tanpa gula atau krim susu “tataplah mataku!” kata gambar pada layar dan bilangan berpendaran begitu sajaseperti dedaunan rontok pada musimnyaatau […]