Rumah Si Pitung, Mencecap Oase Betawi di Marunda – Karina Lin

Motor ojol yang saya tumpangi, berhenti tepat di sebuah gapura komplek bangunan. Bang ojol mematikan mesin motor, saya turun dari jok motor.  Rasanya lega bisa kembali menjejak di tanah setelah menempuh perjalanan yang cukup memakan waktu, ditambah panas menyengat pada Rabu siang itu. Seorang bapak berkaus putih menghampiri, sepertinya juru parkir, dan menginstruksikan supaya motor […]

Sekolah Tanobato dan Pencerahan Akal Budi di Tano Batak – Imran Hasibuan

Sedikit orang Indonesia yang pernah mendengar Mandailing dan Angkola di bagian selatan Tapanuli. Di Sumatra Utara sekalipun, wilayah itu agaknya lewat begitu saja, kalah pamor dari kawasan sekitar Danau Toba di utara Tapanuli, yang di jaman Republik Indonesia berkembang pesat. Pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, Mandailing dan Angkola yang lebih maju, dari aspek pendidikan maupun […]

Utang – Tosca Santoso

Duka mengambang, seperti laron lepas sayapnya.  Mula-mula dengung itu bersliweran. Hilir-mudik di sepetak rumah Endi. Dari sana terdengar ratap tangis kian lirih.  Sebelum Elis terjatuh di lantai. Diam. Tak bergerak. Tanpa suara.  Duka perempuan yang baru ditinggal mati suaminya.  “Pinjam uang ke pamanmu.” Itu kalimat pertama Elis setelah siuman.  Heri, anaknya segera paham. Mereka perlu […]

Dari Relawan Tsunami ke Pengasuh Kucing – Fakhrurrazi

Natalina Cristanto adalah seorang dokter yang memelihara puluhan kucing beragam ras. Di rumahnya, ia bangun sebuah ruangan berukuran 4×15 meter sebagai kandang kucing dan taman hias sehingga kesannya tetap seperti alam liar. “Awalnya memang saya dari kecil suka sama hewan peliharaan, cuma terkendala waktu masih sekolah dan kesibukan kuliah juga, jadi akhirnya nggak bisa fokus,” […]

Kisah Kias Kristus – Sitor Situmorang

Seorang mempunyai 100 domba,Seekor hilang, lalu ia pergi mencari,Turun gunung, naik gunung negeri,Domba 99 tinggal, tak punya gembala. Di sebuah ngarai menguak domba hilang,Terjepit di antara semak-semak berduri,Si gembala turun, mengambil si malang,Digendongnya, seperti menggendong bayi. Ia pun berpesta, mengundang teman-teman,Orang datang, tapi semua pada heran,Bisik orang meninggalkan 99 domba,Mencari seekor yang tak tentu rimbanya. […]

Cinta dan Pariwisata – Victoriya Tokareva (penerjemah Victor Pogadaev)

Ketika Prokushev muncul pagi hari di pangkalan taksi, ketua komite serikat pekerja Protsenko menghampirinya dan memberitahu bahwa ada paket pariwisata ke Prancis. Untuk sepuluh hari. “Berapa harganya?” Prokushev bertanya.“Tujuh ratus rubel,” – kata Protsenko.“Aduh!’ Prokushev kagum, “Tujuh ratus rubel untuk sepuluh hari. Untuk mendapat uang sebanyak itu saya perlu bekerja selama tiga bulan, tujuh jam […]

Zinnia Elegans – Lailatul Kiptiyah

kumasukkan tiga butir benihke rongga tanahyang hitam bersih di hari ke tujuhbenih-benih pecahmembuka pori-pori tanah kuteguhkan diri merawatmudengan kasih sayang penuhkuatkan batangmukibarkan daunmu agar waktu membukadirinya lebih lapangmenjadi batang, menjadi tanganmenopang pucuk-pucukmu kembang*** Ampenan, Maret – November 2020 Menanam serai dalam pot aku tangan yang menumbuhkan lukamerambat menembus pintumurumah dengan denyut hidupkamar-kamar sabar dan longgar […]

Menjadi ‘Sarereiket’ Dalam Novel Burung Kayu – Tjak S. Parlan

Judul: Burung KayuPenulis: Niduparas ErlangPenerbit: Teroka (Cetakan I, Juni 2020);Tebal: 174 halaman Novel Burung Kayu dibuka dengan muturuk—sebuah ritual menari yang terdapat dalam rangkaian pengukuhan seorang sikerei (penyembuh/tabib). Penulis tidak hanya membuka pintu gerbang seraya mengucapkan, “Selamat datang di Bumi Sikerei,” seperti para agen wisata, atau seperti kata penyambutan yang terpampang pada gapura selamat datang […]

Dan Ia Lantas Tertawa – Yoga Palwaguna

Aku berangkat. Kutinggalkan Doni yang sudah lelap. Lelah sekali dia nampaknya. Libur panjang memang selalu menguras tenaga. Kayak ngasih makan satu negara—begitu dia biasa mengeluh padaku. Jika aku sedang tenang, aku akan menyuruh dia berbaring kemudian memijitinya. Berbeda jika aku juga sedang tak kalah lemas. Aku akan membalasnya dengan keluhan yang sedikit menyebalkan: Padahal aku […]

Lagu Malamku Kini – Sitor Situmorang

Mantranya ombakzikirnya sungaibahana hutandera samudra lagu malamku kinidi pangkuan semestaalam pesta tarialunan gamelan dewa-dewa cintaku, cintaku, sempurna*** Luluh Tubuh Putih bulan, tubuhmudalam jamaahku merekahmerah jambu hajat yang kelewattersaput beledrubenih pulih asaldi tubuhmu luluh*** Sitor Situmorang, penyair kelahiran Samosir, Tapanuli, dan bekerja sebagai wartawan di Medan. Pernah ditahan Belanda di Wirogunan sebelum bekerja di KBRI Paris dan […]