Dokter Zhivago
Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Akhir Bulan Maret. Seperti biasanya, beberapa terakhir bulan ini adalah hari-hari pertama yang panas dalam tahun ini, musim semi palsu yang diikuti oleh taraf yang lebih dingin. Keluarga Zhivago berkemas-keamas untuk berangkat. Guna menyamar sebab-musabab kesibukan, bertuturlah mereka pada para penyewa yang kini menunggu […]
Dokter Zhivago
Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Ia mulai sembuh. Mula-mula ia terima saja segala-galanya seperti orang setengah sinting. Ia tak ingat apa-apa, tak melihat hubungan antara yang satu dengan yang lain, pun tak heran akan apa-apa. Istrinya memberinya roti putih dan mentega dan teh manis; ia memberinya kopi. Ia sudah […]
Dokter Zhivago
Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Selama hampir dua minggu ia menggigau dengan selingan waktu. Ia mimpi bahwa Tonya meletakkan dua lebuh atas meja tulisnya. Jalan Taman Kereta di sebelah kiri dan Jalan Taman Kemenangan di sebelah kanan, pun telah menyalakan lampu di meja; cahayanya hangat dan jingga itu menerangi […]
Dokter Zhivago
Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Tapi lama kemudian barulah Yury kena tipus. Selama itu keluarga Zhivago diuji sampai ujung kesengasaraan. Mereka tak punya apa-apa dan kelaparan. Yury mencari anggota partai yang pernah ditolongnya, yakni yang menjadi korban perampokan. Orang ini menolongnya sedapat mungkin, tapi perang saudara pecah dan dia […]
Dokter Zhivago
Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Malam gelap sekali. Di sekitar mereka gelap semata-mata. Hanya lingkaran kecil cahaya dari lampu saku. Demina berloncatan dari angin salju yang satu ke angin salju yang lain, empat lima langkah ke muka, lebih membingungkan daripada menerangi jalan. Di sekitar mereka gelap melulu dan mereka […]
Dokter Zhivago
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Seorang demi seorang para penghuni yang menyelimuti diri dengan syal dan jas bulu telah balik ke ruangan di bawah tanah yang tidak dipanaskan dan dulu merupakan gudang untuk telur, tapi kini digunakan oleh panitia rumah tangga sebagai kamar sidang. Sebuah lesenar-kantor dan beberapa […]
Dokter Zhivago
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Yury menemukan rumah itu di ujung Jalan Brest dekat Gapura Tver. Rumah ini berbentuk barak batu yang tua, dibangun di sekitar pelataran, dengan tangga kayu beratap yang merayapi tembok-tembok pelataran. Hari itu para penyewa lagi mengadakan rapat umum yang sebelumnya sudah diatur dengan […]
Dokter Zhivago
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Bagi kebanyakan orang makanan terdiri atas gandum rebusan serta sop ikan yang terbikin dari kepala bandeng, disusul oleh sisa bandeng itu sebagai hidangan kedua; ada juga bubur terbuat dari rebusan jenis-jenis gandum lainnya. Ini akan merupakan makanan utama bagi sebagian besar orang untuk […]
Dokter Zhivago
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Musim dingin datang dan sifatnya justru seperti yang diramahkan. Tak begitu mengerikan seperti dua musim dingin yang menyusul, namun sudah sejenis, muram, dingin, membawa kelaparan, maka selama itu orang menyaksikan kebinasaan dari segala yang dikenalnya serta perobahan semua dasar hidup, dan orangpun dengan […]
Dokter Zhivago
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Mereka dapat kabar bahwa tamu-tamu itu sudah pulang dengan selamat, namun masih belum boleh dikatakan bahwa di kota sudah ada perdamaian. Di pelataran-pelataran masih ada pertempuran, sedangkan distrik-distrik masih tertutup. Yury tak dapat pergi ke rumah sakit. Ia kehilangan naskahnya serta catatan selidik […]