Saya, ‘Rajanya’ Arsenal
Akhirnya terpakai juga hadiah dari teman dekat saya untuk tur ke Stadion Emirates. Sudah hampir setahun kupon itu terpajang di meja dekat sound system supaya selalu terlihat tapi selalu tertunda untuk memastikan tempat untuk tur. Tur itu untuk kelas legenda, jadi harus memesan tempat dan bukan yang beli dan langsung masuk keliling stadiun pakai alat […]
Penulis edisi 240
Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Novel pertamanya, Teheran Dalam Stoples diterbitkan oleh Diva Press. Taufiq Ismail (lahir 1937) telah menulis saja sejak awal […]
Penulis edisi 238
Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Aminatul Faizah lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Slamet Kirmanto (lahir 1941) menerbitkan sejumlah sajak pada masa-masa aktif KAMI-KAPPI berdemonstrasi di Jakarta, distensil, berjudul Jaket Kuning. Kemudian iapun […]
Jenis-jenis Natal di London
Liston P Siregar Natal selalu jatuh 25 Desember di hampir seluruh dunia walau ada yang berbeda, seperti Kristen Ortodoks Rusia yang menetapkan 7 Januari sebagai kelahiran Yesus Kristus. Tapi ketika sudah satu tanggal sekalipun, di London dan beberapa kota besar di Inggris –menurut saya- ada berapa jenis dan periode ‘Natal’. Yang pertama di pusat pertokoan: […]
Terima kasih Mister Vicky
Liston P Siregar Campuran kata Inggris atau yang keInggris-inggrisan dan Indonesia tiba-tiba jadi tertawaan orang Indonesia. Memang video Vicky di YuoTube sungguh lucu, bukan hanya karena gado-gado katanya saja , juga lancar dan mulusnya ketika dia berbicara plus tampangnya meyakinkan. “Konspirasi kemakmuran” atau “labil ekonomi,” tutur pria 29 year my age itu. Tapi sebenarnya dari […]
Penulis edisi 236
Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Novel pertamanya, Teheran Dalam Stoples diterbitkan oleh Diva Press. Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun […]
Penulis edisi 235
Christine Franciska, wartawan di Jakarta Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Goenawan Mohamad, (lahir 1941) sekarang dikenal terutama sebagai pemimpin redaksi majalah Tempo. Tapi ia mulai dngan menulis sajak dan esai. Sajak-sajaknya dianggap telah menentukan warna puisi Indonesia pada kurun waktu mutakhir. Sekarang telah terbit kumpulan sajaknya Pariksit (1972) dan kumpulan esainya Potret Seorang Penyair Muda […]
Osborne, SBY, Jokowi, dan media
Liston P Siregar Niatnya menarik simpati, hasilnya menuai ejekan. Begitulah pengalaman Menteri Keuangan Inggris, George Osborne. Akhir Juni, semalam menjelang mengumumkan kajian ulang anggaran –yang dalam situasi perekonomian Inggris saat ini artinya: pemotongan tanggaran lebih lanjut- George Osborne difoto saat kerja hingga larut malam. Di meja kerjanya, di antara kertas-kertas serius, ada bungkus plastik untukk […]
Penulis edisi 234
Ras Siregar (lahir 1936) Sastrawan penandatangan Manifes Kebudayaan. Sering menulis komentar tentang permainan Bridge. Bukunya yang sudah terbit Harmoni (1964) dan Bintang-bintang (1973) merupakan kumpulan cerita pendek, sebuah roman berjudul Terimakasih (1969), beberapa naskah drama, antara lain Penghuni Rumah Atas dan Si Singamangaraja (Ensiklopedia Indonesia No.6). Liston P Siregar editor www.ceritanet.com. Toto Sudarto Bachtiar (lahir 1929) […]
Perdulilah ketika warga dunia perduli
Liston P. Siregar Malam itu sekitar 40-an orang menonton The Act of Killing di sebuah bioskop independen kecil di Greenwich. Film dokumenter tentang pembantaian 1965 yang mereka tonton adalah versi panjang 159 menit dan disusul diskusi selepas tayangan dua setengah jam lebih. Jadi saya perkirakan tak banyak yang bertahan untuk diskusi setelah menyaksikan karya sutradara […]