31 tahun bersama Ibu
Ani Mulyani Apa yang membuat seorang wanita tidak menikah lagi selama 31 tahun dan mengabdikan seluruh hidupnya untuk kerja berat mengurus anaknya? Aku bisa langsung menjawabnya: ketulusan hati dan pengabdian. Dia adalah ibuku, makanya aku tahu jawabannya langsung biarpun terdengar seperti kotbah. Aku hidup bersama dia selama 31 tahun kesendirian itu. Selama 31 tahun –coba […]
Ku Kepadamu
Dewi Penyair demikian aku menyimpan rasa cemburu pada waktu-waktu punyamu yang tak bersamaku setelah kutahan-tahankan perasaanku dengan menyimak semua tulisan-tulisanmu agar aku selalu percaya bahwa cintamu adalah kepunyaanku dan ertahun lamanya engkau mengendap di kepalaku menjadi pikiran di tiap siang malamku karena aku sadar benar mencintaimu adalah tantangan yang bisa membawaku berputar pada pusaran tak […]
Rasaku Saat Menunggumu
alangkah telah aku rasakan bagaimana sepinya tanpa ada engkau disini, begitu sunyi sepanjang malamku ketika dingin di luar sana sempatmengigilkan sebagian tubuhku dan sesungguhnya tak ada yang bisa kuperbuat saat rindu dalam dada kuat membuncah sementara engkau berada jauh disana hingga aku hanya bisa menyusut airmata, meratakannya di kedua pipi menepikan alangkah rindunya telinga mendengar […]
Motor Butut dan Pengemis
Wien Pengembara Tanganku berhenti di keybord laptop. Tiba-tiba benakku kacau: berbagai pikiran berkecamuk. Beban berat yang makin sarat. Aku mulai bimbang apakah menyelesaikan tulisanku ini atau tidak. Kutarik napas panjang, lalu menghembuskannya perlahan-lahan. Kutinggalkan laptopku sejenak, membiarkan layarnya tetap menyala. Terngiang lagi di telingaku kata-kata Zikri, sahabatku, saat bertandang ke rumahnya minta pinjaman untuk bayar […]
Maling dan Ustadz
Imron Supriyadi Di Palembang aku tinggal di rumah kontarakan bersama dengan Heri, teman sebangku waktu di Kotabumi. Satu teman lagi namanya Rahman Suryaman, biasanya kupanggil Bang Rahman. Ia putra kelahiran Bandung tetapi lama tinggal di Pulau Bangka. Kami bertiga tinggal di Jalan Letnan Yasin, persis di depan rumah ulama terkemuka Palembang, KH Zen Syukri. Di […]
Penulis Edisi 188
Ani Mulyani, karyawan swasta di Jakarta dan mahsiswa Universitas Dr. Moestopo Wien Pengembara, peraih anugerah Adiwarta Sempoerna 2008, sehari-hari bekerja sebagai Pemred Tabloid GayoLand. Dewi Penyair, bukan dari keluarga penyair dan bukan mau menjadi seorang penyair tapi tulisannya -pengkauanny- adalah perasaaan jiwa yang mengimbangi kesetaraan pikiran. Imron Supriyadi, tamatan Fakultas Usuhuluddin Jurusan Dakwah, IAIN Raden […]