Perpustakaan, Pusat Hidup Modern

Maya Maniez. Waktu aku kecil dulu, perpustakaan bukan tempat ‘asyik’ untuk menghabiskan waktu. Malah seingatku perpustakaan hanya sebuah ruang kecil dan lebih layak disebut gudang dengan koleksi buku seadanya dan kondisi yang jauh sekali untuk dibilang bagus. Beranjak ke SMP, perpustakaan sedikit berkembang lumayan. Tapi, tetap belum cukup untuk menarik kunjungan, selain beberapa siswa yang […]

Tentang Penulis Edisi 78

T. Wijaya, tinggal di Palembang, Maya Maniez, lahir di Jakarta, sekolah di Surabaya, dan sekarang tinggal di Amerika

Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Mereka dapat kabar bahwa tamu-tamu itu sudah pulang dengan selamat, namun masih belum boleh dikatakan bahwa di kota sudah ada perdamaian. Di pelataran-pelataran masih ada pertempuran, sedangkan distrik-distrik masih tertutup. Yury tak dapat pergi ke rumah sakit. Ia kehilangan naskahnya serta catatan selidik […]

Beberapa Ponsel Mengajaknya Makan Siang

T. Wijaya. Aku membuka bungkus permen, saat mereka menceritakan ilmu pengetahuan yangmahal. Asap rokok itu menghisapku. Seperti perempuan-perempuan nakal yangmemberiku susu dan nasi bungkus. Permen kutelan. Dingin. Mataku berbeda dengan mata mereka. Bau mulutku pundibenci ketiak mereka. Kami tidak sama di tepi Sungai Musi ini. Dan, aku tidaktahu bagaimana limbah amoniak itu merusak otakku yang […]

Jangan Menunggu

Di sepanjang dapur piring yang kering menghantam kepala anak-anak kita. Kitaanjing hingga subuh. Sekian tahun menunggu, tidak ada yang baru. Habis sudahbatu janji batu. Kita harus pergi seperti matahari di dalam kulkas mereka. Tajamkan piring yang kering agar membara. Dan, tidak lagi menunggu batu janjibatu. Semua tahu kita harus membangunkan mereka pada pukul 4 subuh.2004