Merasuki Obituari Pantai – Ari Setya Ardhi

jalan-jalan itu terpampang, menawarkan kerliplampu semesta. membelah ritual cahayayang berloncatan dari setiap sudut panoramakita tergenang diantara ketersiaan ruang-ruanghampa. kalimat kosong tak lagimenjanjikan kesetiaan keranda. sementaragugur kamboja setia menebarkanwangi ke setiap lubang pemakaman!sementara obituari pantai, senantiasa jadi penantiandengan kesaratan kenang, menggali kubur-kuburwaktu, menancapkan kegelisahan alamat-alamat,terlanjur menghanguskan peta-petaharapan bersama pilar-pilar keabadianmerasuki semerbak asap kehampaandiantara dengus bar, lenguh […]

Menanti Kelahiran(:gelegar carnellian talenta) – Ari Setya Ardhi

setelah puas merejam mataharisepuas kekelaman, rembulan menebar cahayatiba-tiba. ruh-ruh yang berkeliaranberkelebat bersama taburan kenanga.melati bukan lagi putik kesucianYang mesti dipertaruhkan, lantaranberagam aroma telah mengharuskanwangi menjadi semerbak yang terpendarlewat rahim dunia. bumi dan semestapertanda kesempurnaan kehadiranmukeringat dan air mata mengalirisungai-sungai sepanjang dada, melepasmuara menebar perahu-perahu di segalapulau. pasir-pasir menekuk gelombang,menghadang buih-buih merasuk kegamanganjantungmu. sementara, alur-alurpelepas dermaga […]

Tentang Penulis Edisi 34

Ikun Eska, salah seorang pendiri Asosiasi PlatonisIndependen, dan sekarang menjadi Sekjen-nya. Redaktur HALTE, Buletin Belajar Menulis Seni terbitanGaleri Kedai Kebun Yogyakarta.Ari Setya Ardhi banyak menulis cerpen, puisi dan esei di berbagai media massa. Pernah memenangkan beberapa lomba cipta puisi, cerpen, esei maupun naskah drama tingkat nasional dan daerah. Ia juga aktif di teater Bohemian Jambi, […]

Embun Penari – Ari Setya Ardhi

Dengan sorot mata kemerahan, Matahari menegakkan punggungnya yang terasa renta. Angin berkibar tanpa bendera. Seakan-akan menyorongkan kemarau yang begitu dalam pada setiap desah nafas sepanjang jalan kemerdekaan, yang menjadi keterbatasan bagi kebebasan pemilik kekuasaan. Matahari baru mengusap peluh. Ruang kost yang berbatasan dengan berbagai impian mengepung sepenuh ‘kemontokan’ yang tak pernah bisa ditawar dengan harga […]