Serenade Rindu – Tjahjono Widarmanto
Puisi, edisi 378 Mei 2024 /1/ lelahkah kau setelah mencatatkan jejakmu pada paruh matahari? maka rebahlah di pangkuanku seperti awan rebah di bulan yang basahatau seperti embun malam yang rebah di daun dan reranting pohon rebah. rebahlah. akan kudongengkan kembali hikayat-hikayat purbatentang seonggok cinta yang selalu biru menyanyikan rindu yang gelisah dan cemas rebah. rebahlah. […]
Hari Yang Tak Lagi Sama – Dewi Sartika
Cerpen, edisi 378 Mei 2024 Kibbutz Mishmar HaEmek tak seperti biasanya. Sejak dua minggu lalu, sekelompok lelaki dari luar kibbutz datang sambil menenteng senjata. Warga kibbutz pun bertanya-tanya. Begitulah kata ayahku, Janusz, saat mengungkap keresahan warga. “Orang-orang saling berbisik waktu Haganah mendatangi kibbutz. Akhirnya mereka laporkan keresahannya kepadaku,” kata ayah ketika kelompok lelaki bersenjata itu datang […]
Berdoa atau Bersenang-senang? Silahkan – Liston P Siregar
Catatan, edisi 378 Mei 2024 Beberapa hari sebelum hebohnya Ketua RT, Diding, di Tangerang Selatan yang memaki-maki hingga memicu kekerasan fisik atas sekelompok mahasiswa yang sedang berdoa di dalam rumah, saya dan keluarga sedang berada di Krakow, Polandia. Pernah menjadi ibu kota Polandia hingga tahun 1596, Krakow kini menjadi salah satu tujuan wisata di Eropa. […]