Natal – Wiwit Atra Putra
Puisi, edisi 397 Desember 2025 Pernah kugantung harapanseperti mekar randudi musim dingin. Sedang udara bergetardi ruang lengang,sebelum sumbu sejarahhangus tinggal rangka. Barangkali, rindu dan jarum waktu,akan memutar kembali kenanganyang menyimpan kepedihan. Kemudian malaikat tak bernamaakan menyelimuti kelam malamku,dengan sayap kasih yang tak terdengar. Luka yang membeku di salib kayu itu,berdenting lembutdi hati yang senantiasa menanti suatu penebusan. […]
Sebelum Keyakinan – Radja Sinaga
Puisi, edisi 397 Desember 2025 yang tersisa di sini mungkinbagaimana kau menjadi suara satu-satunya kukenaliseperti adzan magrib yang senantiasa menyeret ke pelukan ibu layaknya masa depan adalah kabutsangsi jalan tak bertujuanhanya gamang yang teronggokdan tanganmu jadi tunggal untuk meraba dunia aku tak perlu agama di sinibeserta tuhan yang beda penyebutanhanya kehancuran diajarkankecuali tatapanmu yang lebih […]
Bendera Rasisme dan Ditabrak Mobil – Liston P Siregar
Catatan, edisi 397 Desember 2025 Belakangan ini, di Inggris, sentimen anti-pendatang meningkat. Ada unjuk rasa besar-besaran di pusat kota London menentang kaum pendatang dengan alasan para pendatang membuat beban negara semakin berat sehingga layanan sosial pun semakin berkurang. Kaum pendatang juga dituduh telah mencuri lapangan kerja yang mestinya, menurut mereka, cukup untuk menampung warga Inggris. […]