Tentang Penulis Edisi 85

Farah R. Rachmat, menulis sejak SMA, meneruskan kuliah di Fakultas Sastra UI, aktif dalam kelompok penerjemah, dan tinggal di Jakarta.. Syam Asinar Radjam, pegiat lingkungan yang menulis puisi, cerpen, dan novelet dengan tema lingkungan. Hendi Kremer, ayah satu anak ini bekerja sebagai wartawan di Batam.

Syukur

Hendri Kremer Bersinarlah bulan purnama, seindah tulusnya cinta kita. Dan sayangnya, tidak selamban, waktu yang kutatap kini. Andaikan kau peluk bumi ini. Sampai mati pun aku pasrahkan kau pergi. Hanya saja, kupinta kau tetap-NYA bersinar hingga aku mati. Bebola itu, berpijar laju dan mulai bergaris lingkari angsana yang mulai subur di pinggir jalan. ‘Candu’ ini […]

Tentang Penulis Edisi 69

Hendri Kremer, wartawan yang bekerja di Batam, Selma Hayek, pegiat HAM tamatan SOAS London, kini tinggal di Dilli.Sanie B. Kuncoro, penulis tinggal di Solo. Dodiek Syam Asinar Radjam, sebelumnya menulis Smaradina Muda Mangin..Dodiek Adyttya Dwiwanto, pernah bekerja sebagai wartawan majalah sepakbola dan penulis naskah di sebuah biro iklan. Menulis cerita pendek, resensi buku, dan artikel […]

D Seks

Hendri Kremer Pagi itu, tak seperti biasanya aku cepat masuk ke kampus. Sebenarnya, untuk fakultas Ekonomi, jurusan Akuntansi, Universitas Islam Riau, jam kuliah baru mulai pukul 9.00, tapi entah setan apa yang membuatku ingin saja masuk lebih awal. Tukang kebun kulihat masih sibuk memotong rumput. Iseng aja, aku nyambi jalan ke kantor badan administrasi dan […]

Tentang Penulis Edisi 67

Sitok Srengenge, penyair tinggal di Jakarta dan pegiat di Komunitas Utan Kayu. Martin Siregar, pegiat LSM di Pontianak.Deny Suwarja, guru yang tinggal di Cimahi. Hendri Kremer, lahir di Pekanbaru, tamat dari STIE Ibnu Sina Batam dan sekarang wartawan, juga di Batam.

Entah

Hendri Kremer Terkadang sepi seperti menikam, terkadang seperti mau bertandang ke demensi lain. Meski tidak berjamah yang pasti aku bukan siapa-siapa lagi. Datang tak diundang meski sengatan semakin dalam. Bunuh mimpi dalam kenangan, duduk berhadapan. Bertanya, kebingungan, karena terlalu banyak orang pandai berkata-kata. Pekan ini, bunga merekah. Tak, tau telah seminggu aku mengungguli. Cuman pasti, […]