Pangeran Jawa Atawa Jager Melayu 23 – Bramantyo Prijosusilo
Jadilah Natalan pertama di Inggris itu teramat berkesan bagi Jagger. Bukan saja pada Natal itu dia untuk pertamakali makan daging babi, tetapi di dalam suasana Natal itupun dia mengenal lebih jauh tentang kehidupan keluarga Elaine. Pertentangan-pertentangan yang ada di dalam keluarga itu meledak pagi itu, dan berlanjut sampai malam hari, hingga esoknya pula. Keluarga Elaine […]
Pangeran Jawa Atawa Jager Melayu 22 – Bramantyo Priyosusilo
Dapur mertua Jagger berlantai linoleum kotak-kotak hitam dan putih. Ia menyapa ibu mertua, mengambil gelas, mengalirkan kran, dan minum. Air dingin seteguk didiamkan di mulut, lalu ditelan perlahan. Di luar, salju turun lebih deras. Tidak seperti semalam, ketika salju tipis jatuh melayang bagai kapas dipermainkan angin, melainkan tebal dan deras. Langit putih, dan seluruh halaman […]
Pangeran Jawa Atawa Jager Melayu 21 – Bramantyo Prijosusilo
Pagi-pagi buta, rombongan keluarga Jagger sampai di rumah orangtua Elaine di pinggiran kota Liverpool. Jagger bangun dari tidur saat mobil yang dikemudikan Elaine berhenti di depan rumah. Ketika Jagger membuka pintu, hawa dingin menampar kulit muka, menembus celana kulit Cibaduyut yang dipakai. Ketika ia menghirup nafas, dirasakan dingin membakar cuping hidungnya. Salju pun turun melayang-layang […]
Pangeran Jawa Atawa Jager Melayu 19 – Bramantyo Prijosusilo
Melewati rumah-rumah saudagar abad sembilanbelas yang kini umumnya telah dijadikan lima atau enam flat terpisah, tangannya mulai letih, pegangan tas seakan akan memotong jari-jarinya. Beberapa tas belanjaan berisi hadiah Natal untuk orang-tuanya, untuk Jagger, untuk Sanca, dan untuk Keith, dan juga beberapa bahan makanan untuk sumbangan makan siang hari Natal yang akan dirayakan berkumpul di […]
Pangeran Jawa Atawa Jager Melayu 18 – Bramantyo Prijosusilo
Ini adalah hari terakhir Elaine bekerja sebelum seluruh aktifitas dihentikan untuk liburan Natal. Pulang! Sanca! Mum! Dad! Keith! Liverpool! Banyak agenda di benak Elaine. Berlari ringan menapaki tangga naik yang keluar dari mulut stasiun Underground di Notting Hill Gate, ia merasa agak lega, berada di lingkungannya sendiri biarpun langit Desember kotor dan gelap, dan seorang […]
Pangeran Jawa Atawa Jager Melayu 16 – Bramantyo Prijosusilo
Setelah setiap hari bertambah gelap dan dingin dan basah dan menjemukan, sampailah juga bulan November. Lebih dingin. Lebih gelap. Sering matahari tidak terbit sama sekali, sampai malam datang tergesa-gesa, gelap pada pukul empat sore hari. Angin kencang meniup pucuk-pucuk cerobong asap yang menyembul dari setiap bangunan kota tua, dan menimbulkan bunyi lolong-lolong panjang, mirip dengan […]
Pangeran Jawa Atawa Jager Melayu 15 – Bramantyo Prijosusilo
Enam: Bumi Dipijak Pekan-pekan awal di London bagi Elaine adalah saat-saat menghubungi kawan-kawannya. Elaine memiliki komunitas kawan-kawan yang sangat hidup. Erat dan dalam persahabatan mereka. Mereka dahulu bersama-sama mengawali karir bekerja di bidang pertelevisian, sebagian besar sebagai researcher, di kota Bristol, kemudian di Manchester, dan akhirnya, seiring dengan makin bertambah pengalaman dan ambisi mereka berkumpul […]
Pangeran Jawa Atawa Jager Melayu 14 – Bramantyo Prijosusilo
Telah sekian lama Paul mendengarkan Elaine bercerita mengenai lahar merah yang kadang-kadang terlihat mengalir dari kawah gunung Merapi. Di pandangan Jagger, mata Paul terlampau dalam meneluh Elaine, yang sangat menikmati kisahnya sendiri. Apakah ini wajar? Semua orang di situ, sangat menikmati pesta. Mereka bercakap-cakap, tertawa, semua kawan lama. Jagger merasa sendiri di antara botol-botol wine […]
Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 13 – Bramantyo Prijosusilo
Hal lain yang dicatat oleh Jagger, adalah bantuan sosial yang diberikan pemerintah kepada penduduk yang tidak berpenghasilan. Belum tiga hari berada di London, Elaine sudah mengajaknya ke kantor dinas sosial untuk mendaftarkan diri sebagai keluarga tidak yang punya pekerjaan. Sambil menggendong Sanca di dalam selendang batik Jogja yang dibeli di pasar Beringharjo, Jogja, Jagger menemani […]
Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 12 – Bramantyo Prijosusilo
Ketika Elaine mengajak Jagger melepas dahaga di sebuah pub, kuping Jagger diajari mencatat bahwa daerah tempat tinggalnya dihuni oleh banyak orang kulit putih selain Inggris. Dia bayangkan orang berbahasa ibu bahasa Inggris lain, dari Irlandia, Australia, New Zealand, Afrika Selatan, Canada, Amerika Serikat, semuanya dengan logat dan dialek khas yang sulit diikutinya, banyak tinggal di […]