Penulis Edisi 157

Baso Alan, menulis puisi Setangkai Puisi Di Malam Bulan Separuh, Andhika Mappasomba. M. Arpan Rahman lahir di Palembang dan menulis puisi sejak kelas 2 SMP lantaran tak tahan dengan pendidikan Orde Baru dan keluar dari sekolah. Sempat bekeliaran di jalanan sebelum jadi pegawai honorer di Dinas PU sambil melanjutkan pendidikan. Presiden Hayat, penikmat seni dan […]

Sex and The City di New York City

Maya Maniez Bagaimana rasanya menyaksikan sebuah film yang mengambil setting di tempat kita tinggal? Antusias. Begitulah yang kurasakan saat menyaksikan film Sex and the City, yang memang heboh dan laris itu. Aku tak pernah menyaksikan serial Sex and the City saat  diputar di stasiun TV kabel HBO, antara tahun 1998 sampai 2004. Namun serial yang […]

Tentang Penulis Edisi 145

Ronny P. Sasmita, lahir di Lubuk Basung , Sumatera Barat, dan kini sekolah di Universitas Pajajaran Bandung, Jawa Barat,Anton Bae, Catatan yang Hilang adalah buku kumpulan puisinya yang pertama dan cerpennya sudah dimuat di berbagai media. Maya Maniez, anak Surabaya yang merantau ke Amerika Serikat. Jajang R. Kawentar, guru di Lahat, Sumatera Selatan.

GPS di Taksi Kuning

Maya Maniez Pernahkan anda membayangkan naik taksi sambil nonton TV atau surfing internet? Taksi kuning di New York segera mewujudkannya, tapi malah mengundang pro dan kontra. Sekitar ratusan bahkan ribuan pengemudi taxi menolak penerapan teknologi yang menurut mereka tergolong mahal itu. Ceritanya,Taxi and Limousine Committee (TLC), komisi yang menaungi ijin pengelola taksi, mewajibkan para pemegang […]

Perpustakaan, Pusat Hidup Modern

Maya Maniez. Waktu aku kecil dulu, perpustakaan bukan tempat ‘asyik’ untuk menghabiskan waktu. Malah seingatku perpustakaan hanya sebuah ruang kecil dan lebih layak disebut gudang dengan koleksi buku seadanya dan kondisi yang jauh sekali untuk dibilang bagus. Beranjak ke SMP, perpustakaan sedikit berkembang lumayan. Tapi, tetap belum cukup untuk menarik kunjungan, selain beberapa siswa yang […]

Tentang Penulis Edisi 78

T. Wijaya, tinggal di Palembang, Maya Maniez, lahir di Jakarta, sekolah di Surabaya, dan sekarang tinggal di Amerika

Membawa New York ke Jakarta

Maya Maniez Membandingkan Jakarta dan New York city, memang terlalu berlebihan. Tapi apakah meniru juga berlebihan? Meniru bagaimana caranya New York menghasilkan pendapatan besar dari sektor pariwisata dengan menjual hal-hal yang sudah ada, tanpa harus sengaja membangun obyek wisata. Mungkin meniru New York juga berlebihan bagi Jakarta, yang ketinggalan jauh di belakang. Hanya saja dengan […]

Tentang Penulis Edisi 50

Dewa Gumay Lembak, anak Palembang penulis cyber dan koran lokal. Maya Maniez, wartawan Radio Mercury FM di Surabaya Bramantyo Prijosusilo, pegiat ‘happening art’ yang tinggal di London dan Yogya. Syam Asinar Radjam, anak Palembang ini menulis novel Smaradina Muda Mangin di Bogor.

Membawa New York ke Jakarta

Maya ManiezMembandingkan Jakarta dan New York city, memang terlalu berlebihan. Tapi apakah meniru juga berlebihan? Meniru bagaimana caranya New York menghasilkan pendapatan besar dari sektor pariwisata dengan menjual hal-hal yang sudah ada, tanpa harus sengaja membangun obyek wisata.selengkapnya