Tentang Penulis Edisi 68

Dodiek Adyttya Dwiwanto, pernah bekerja sebagai wartawan majalah sepakbola dan penulis naskah di sebuah biro iklan. Menulis cerita pendek, resensi buku dan artikel sepakbolak.Sitok Srengenge,penyair tinggal di Jakarta dan pegiat di Komunitas Utan Kayu. Lily Nababan, tamatan Fakultas Hukum Universitas Parahiyangan Bandung dan Lembaga Pendidikan Pers Dr. Soetomo.

MORE
Secangkir Kopi Untuk Vladimir Barakovsky

Sitok Srengenge “Tapi kau berhenti berkekasih dan mengapa kaupilih binatang untuk mewakili orang-orang yang kaucinta?”“Karena bagi saya, cinta itu urusan gagasan, you know. Di dalam cinta kita mendapat ekspresi yang paling kuat. Dan ekspresi itu saya gunakan untuk menyatakan gagasan saya, semacam satir terhadap impian revolusi-sebuah utopi di mana terkandung emosi, ambisi,” ia peragakan tangan […]

MORE
Tentang Penulis Edisi 67

Sitok Srengenge, penyair tinggal di Jakarta dan pegiat di Komunitas Utan Kayu. Martin Siregar, pegiat LSM di Pontianak.Deny Suwarja, guru yang tinggal di Cimahi. Hendri Kremer, lahir di Pekanbaru, tamat dari STIE Ibnu Sina Batam dan sekarang wartawan, juga di Batam.

MORE
Secangkir Kopi Untuk Vladimir Barakovsky

Sitok Srengenge Ngawur arek ini, kataku dalam hati. Tiba-tiba Vladimir menjawil lenganku dan melangkah lebih dulu. “Kau penikmat sastra, my brother, dan Praha menyebut dirinya city of literature, you know. Saya harus membawamu ke jantungnya. Lihat di sana!” Ia menuding sebuah museum yang cekli mempesona, bekas tempat tinggal Kafka, tepat ketika aku melangkah di sampingnya.“Sudah […]

MORE
Secangkir Kopi Untuk Vladimir Barakovsky

Sitok Srengenge “Maaf, my brother, kembalilah ke bumi,” kata lelaki itu sambil menggoyang-goyang rokoknya di depan mataku. Lalu ia sodorkan tangan kanan sebagai isyarat perkenalan, “Saya Vladimir. Vladimir Barakovsky.” Sambil tersipu kusambut perkenalan itu, “Alias. Alias Estu.”“Aa, Elias….,” ia berusaha meniru ucapanku.“A-lias. Pakai /A/, bukan /E/.”“Aa, I see, Alias Astwo.”“Estu, sekarang pakai /E/, bukan /A/.”“/A/ […]

MORE
Tentang Penulis Edisi 65

Sitok Srengenge, penyair tinggal di Jakarta dan pegiat di Komunitas Utan Kayu.Qizink La Aviza, Qizink La Aziva, lahir di Serang, karyanya dimuat di berbagai media dan aktif di Pustakaloka Rumah Dunia maupun Sanggar Sastra Serang

MORE
Secangkir Kopi Untuk Vladimir Barakovsky

Sitok Srengenge (Seseorang yang dekat denganmu akan mati minggu ini).Kutinggalkan perempuan gypsi itu ketika hendak menyodorkan tumpukan kartu tarot kedua kepadaku. Kutinggalkan Jembatan Karlomost tua beserta patung-patung yang menjulang agung di kanan-kirinya, menghindari bujukan para penjaja lukisan cat air dan foto-foto gedung kusam, menyusuri tanggul yang tertutup bongkah-bongkah batu mengkilat lantaran tak putus-putus digesut tapak […]

MORE
Tentang Penulis Edisi 55

Sitok Srengenge, penyair. Edwin, anak Yayasan Seni, Estetika dan Teknologi di Jakarta. Dewa Gumay Lembak, anak Palembang penulis cyber dan koran lokal. Syam Asinar Radjam, menulis novel Smaradina Muda Mangin di Bogor.

MORE
Kesiur Musim Gugur

Sitok Srengenge Antonia Logue Bayang-bayang maut bersimpuh di helai daun-daun layu,ditimang angin laut lalu luruh sebagai, “Musim gugur,” katamu Lenguh anggun nan rawan lepas dari bibirmu,seluruh rimbun hutan ranggas di nyeri rindu Dengus bukit dan beting dan batang-batang bataimenghunus sakit atas hening kita yang mencintai Serisau rasa, sekatam kata,seriuh ruh berpiuh antara duka dan dukana […]

MORE
Malam Menyergapmu

Ghassan ZaqtanSitok SrengengeMalam menyergapmu dengan serbuk jelaga beracunPeziarah yang lelah, bersandar batang sikamor seratus tahunBaling-baling musim gugur berkesiurmenawarkan tidur Merinding, menahan dingindan pandang sepi orang-orang asingJiwa yang gelisah, pewaris abadi hari-hari remahRamallahselengkapnya

MORE