Riswijk 17

Taufiq Ismail (1966) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Malam itu kami duduk di beranda, bulanpun adaLalu lintas terasa hingar, deru deram sebentar-sebentarMemanjang kawat telepon di antara tiang yang merentang Redup temaram dalam garis-garis coretan hitamDengung karet beca, lewat lubang selokan tuaTiba-tiba di langit membusur titik cahayaDi celah deretan menyusur cemara hospitalKami sama berdiri. “Bulan aurnoetika-kah kini?”Benda-benda […]

Penulis edisi 241

Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Novel pertamanya, Teheran Dalam Stoples diterbitkan oleh Diva Press. Taufiq Ismail (lahir 1937) telah menulis saja sejak awal tahun 1950-an […]

Penulis edisi 240

Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Novel pertamanya, Teheran Dalam Stoples diterbitkan oleh Diva Press. Taufiq Ismail (lahir 1937) telah menulis saja sejak awal […]

Depan Sekretariat Negara

Taufiq Ismail (1966) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Setelah korban diusungTergesa-gesaKe luar jalanan Kami semua menyanyi‘Gugur Bunga’Perlahan-lahan Prajurit iniMembuka baretnyaAirmata tak tertahan Di puncak GayatriMenunduklah benderaDi belakangnya segumpal awan***

Benteng

Taufiq Ismail (1966) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Sesudah siang panas yang meletihkanSehabis tembakan-tembakan yang tak bisa kita balasDan kita kembali ke kampus ini berlindungBersandar dan berbaring, ada yang merenung Di lantai bungkus nasi bertebaranDari para dermawan tidak dikenalKulit duku dan pecahan kulit rambutanLewatlah di samping Kontingen BandungAda yang berjaket Bogor. Mereka dari mana-manaSemuanya kumal, semuanya […]

Sebuah Jaket Berlumur Darah

Taufiq Ismail (1966) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Sebuah jaket berlumuran darahKita semua telah menatapmuTelah berbagi duka yang agungDalam kepedihan bertahun-tahun Sebuah sungai membatasi kitaDi bawah terik matahari JakartaAntara kebebasan dan penindasanBerlapis senjata dan sangkur baja Akan mundurkah kita sekarangSeraya mengucap ‘Selamat tinggal perjuangan’Berikrar setia pada tiraniDan mengenakan baju kebesaran sang pelayan Spanduk kumal itu, Ya […]

Penulis edisi 238

Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Aminatul Faizah lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Slamet Kirmanto (lahir 1941) menerbitkan sejumlah sajak pada masa-masa aktif KAMI-KAPPI berdemonstrasi di Jakarta, distensil, berjudul Jaket Kuning. Kemudian iapun […]

Silhuet

Gerimis telah menangisDi atas bumi yang sepiSehabis pawai genderangAngin jalanan yang panjangMenyusup-nyusupMenusuk-nusukBayang-bayang berjutaBerjuta bayang-bayang***

Silhuet

Taufiq Ismail (1965) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Di bawah bayangan pilarDi bawah bayangan emasBerjuta bayang-bayangMenangisi gerimisMenangisi gunung apiKabut yang unguMembelai perlahanHutan-hutan***

Penulis edisi 236

Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Novel pertamanya, Teheran Dalam Stoples diterbitkan oleh Diva Press. Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun […]