Penulis edisi 234

Ras Siregar (lahir 1936) Sastrawan penandatangan Manifes Kebudayaan. Sering menulis komentar tentang permainan Bridge. Bukunya yang sudah terbit Harmoni (1964) dan Bintang-bintang (1973) merupakan kumpulan cerita pendek, sebuah roman berjudul Terimakasih (1969), beberapa naskah drama, antara lain Penghuni Rumah Atas dan Si Singamangaraja (Ensiklopedia Indonesia No.6). Liston P Siregar editor www.ceritanet.com. Toto Sudarto Bachtiar (lahir 1929) […]

MORE
Kereta Mati

Toto S. Bachtiar (1950) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Seorang pengendara keretaBeroda tiga, manisMengayuh hingga pelabuhan penghabisanMendaki dan menurun Jari-jari berjarak kakuMenjauhkan mimpi dalam rongga malamKalung bintang dan bulan berombak awan unguO, semua jauh manis Selingan cuma senyampang di telingaMobil dan trem laluDan perempuan berlagu piluBagi manusia berjiwa kuda Di mana jiwa di atas roda dihela […]

MORE
Penulis edisi 228

Syamsul Huda M Suhari anggota Aliansi Jurnalis Independen, AJI, di Gorontalo dan kini merupakan mantan jurnalis LKBN Antara setelah mengundurkan diri karena sistem kerja yang merusak kemandirian jurnalistik. Syam Asinar Radjam pegiat lingkungan yang menulis puisi, cerpen, serta novelet dengan tema lingkungan dan kini bertani. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 […]

MORE
Tangan Dalam Kelam

Toto S. Bachtiar (1955) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Tangan halus yang bisa dari jauh merabakuJadi tangan bisik yang mengulur belas padakuTangan mesra yang jari-jarinya sayangAku sangat rindu kepadanya Kalau hidup mengandung nerakaHendaklah hidupku ini sajaTanpa hidup orang-orang lain yang baikYang tangannya jauh tak berdaya Tangan halus yang bisa dari jauh cinta padakuCukup baik untuk memegangnyaAh, […]

MORE
Penulis edisi 226

Vincent Mahieu adalah nama samaran Jan Boon yang lahir pada tahun 1911. Ia adalah penulis cerita yang disebutnya dongeng dalam kumpulannya berjudul Tjoek dan Tjies. Di samping Vincent Mahieu, ada nama samaran yang lain, yaitu Tjalie Robinson. Nama ini populer ketika dia menjadi redaktur Majalah Orientatie, yang pernah terbit di Jakarta tahun lima puluhan, di […]

MORE
Dunia Sebelum Tidur

Toto S. Bachtiar (1954) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Kenangan mati bagi yang matiHormat bagi yang hidup setiakan deritaUlurkan tanganmuSangkutkan sepatu pada kaki berdebuDan mimpilah merenung jendela terbukaNun adalah dunia dosa, duniaku sayangAku berpihak padamu Kau ingin dengarSuara angin menghembus kamarUjung ketentraman samar-samarDada bertemu dadaKami bersandar kepadanyaBetapa terkenang, betapa tenangBintik hitam dalam dunia yang gelisah Kenangan […]

MORE
Sajak Gadis Peminta-minta

Toto S. Bachtiar (1955) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecilSenyummu terlalu kekal untuk kenal dukaTengadah padaliu, pada bulan merah jambutapi kotaku jadi hilang tanpa jiwa Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecilPulang ke bawah jembatan yang melulur sosokHidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapanGembira dari kemajaan riang Duniamu yang lebih tinggi […]

MORE
Penulis edisi 225

Liston P Siregar editor www.ceritanet.com Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) dan Budaja Djaja (sejak 1968). Pernah memimpin Madjalah Sunda (1965-1967) di Bandung. Sejak 1971 memimpin Badan Penerbit Pustaka Jaya, Yayasan Jaya Raya. Menerbitkan sejumlah kumpulan […]

MORE
Penulis edisi 220

Limantina Sihaloho pengajar Teologi , pernah sekolah satu tahun untuk dialog antar keyakinan di Hartford Seminary, AS (twitter @limantina) TranzCuk Riomandha pegiat seni dan pendukung Liverpool yang tinggal di Sleman (http://jeancuk.multiply.com) Chairil Anwar (1922-1949) pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan […]

MORE
Sajak Kamar

Toto S Bachtiar (1955) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Kalau aku menjenguk dari kamar ke kamarWarna di manapun sama : sakit dan kabur samarPedih karena panas yang menusuk rabuKalau siang, kalau malam jingga kelabu Apa yang lain dari cinta yang kena deraCinta tambah besar, sebab sendu tambah menderitaDi mana semua mata memandangkuPenuh sakit, penuh tanya di […]

MORE