Rama Yunalis Oktavia
Aku kembali menulis
Menggurat irama kata
Berpacu dalam neuron-neuron otak
Menciptakan simponi rasa
Aku kembali menulis
Lincah jemarii dalam tuts hitam
Menari gemulai tanpa henti
Menciptakan asa jiwa
Aku kembali menulis
Dalam dunia yang hanya ada aku dan Dia
Terbenam dalam pusaran waktu yang terus berputar
Tanpa ada palang dan silang
Aku kembali menulis
Seperti muntah yang tak terbendung
Mengeluarkan semua isi perut tanpa permisi
Untuk kelegaan hati
Gelisah
Menebak apa yang aku cari
Apakah gerangan yang bisa menentramkan hati ini?