T.S. Pinang, tinggal di Yogyakarta, beberapa puisinya pernah dibacakan di Radio Suara Jerman Deutsche Welle dan RRI Nusantara II
Yogyakarta dan masuk dalam antologi Graffiti Gratitude: Sebuah Antologi Puisi Cyber.
Ningrum Sirait , pengajar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Medan, anggota Dewan Pengurus LSM Pusaka Indonesia, dan sedang menyelesaikan S3 untuk bidang Hukum Internasional.
Bramantyo Prijosusilo, pegiat seni instalasi asal Jogja, hidup antara Jogja-London.
Imron Supriyadi, lahir di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah tapi sekolah dan tamat di Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Palembang. Pernah gabung di Teater Aladin, Teater Kreta dan Apresiasi Seni Budaya Palembang SUBUH Palembang. Sekarang jadi Reporter Smart FM Palembang, dan aktif di Aliansi Pekerja Kebudayaan Sumatera Selatan (APEK).