Engkau pasti telah paham benar Domine
adakah karena engkau aku mau membatang arang jadi sisa-sisa api yang hendak padam
Aku mau bersia-sia susuri langit hinga ke tepi-tepinya
Aku mau bersia-sia susuri labirin-labirin tua yang tak pernah ada ujungnya
Aku mau bersia-sia susuri lautan yang tak pernah ada penghuninya
Tapi, hendak kemanakah langkahku Domine?
Kaki-kaki ini semakin tua dan tak sabar geram untuk segera jumpai akhir perjalanan
Tak bisa lagi aku nikmati luka perih yang tak tertawarkan
Tak bisa lagi aku nikmati hambar sebuah kesendirian
Yang aku ingin ternyata sepi bukan kesepian
Domine, aku mau pulang saja seekor merpati telah datang padaku tadi malam
*** Jakarta 1993
Yusuf Arifin, tamat Universitas Yogyakarta masuk Majalah Detik sampai dibredel tahun 1994 sebelum jadi Produser Radio di BBC Siaran Indonesia.