Selma Hayek

Harusnya Aku tak di sini,
Termangu di depan gerbang pesakitan.

Jalanan ini terlalu dingin untuk kulalui,
Menginjak kerikil, nafas mereka yang mati tanpa penghormatan
Namun,
Kubiarkan saja langkahku bergelayut manja, pada:
Angin jahanam yang menerbangkanku:
Membaui sepi,
memeluk sakit,
memaki bau gas
dan
menelanjangi sisa-sisa benda yang pernah bertuan.

Masih ada dedaunan pinus,
bukan Maple,
bukan pohon-pohon karet,
Cantik, menyuarakan musik perdamaian,
Mengantar pesakitan ke langit jingga: kematian.
Bukan Bach,
yang terbaring nyaman dipeluk mozaik tua dan malaikat di tengah kota.
Pinus,
Bukan Maple, bukan karet, dan bukan Bach.

‘Disini, telah dikuburkan: rasa kemanusiaan’
Hanya deretan kata itu saja yang mampu kutinggalkan.
Buchenwald, Mei 96

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *