: TstR
Qizink La Aziva

mungkin ini kali waktunya
kita kembali membuka kandaga
memunguti jejak masa lalu
berserakan di antara puing-puing
bebatuan karang dan lumut hitam

tapi siapa yang kan baca rawi ini
bersama aroma makam tua
bila babad singgasana
lebih bermakna pada dupa dan mantra-mantra

pangeran,
padamu kupersembahkan saja sajak ini.
Anyer, 30 September 2003

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *