orang yang pelan-pelan menyetubuhi malam,
pelan-pelan langkah keongnya
terpelanting ke atas kasur lapuk
ruang-ruang yang tak berwaktu
menimpuk dunia dengan segenggam dusta
sedang, purnama telah penyok menjadi sabit

kalian telah mengobrak-abrik kamar otaknya
kalian telah mengacak-acak isi lemari otaknya
barangkali kalian akan sampai di anak tangga ke 9
dengan membawa malam penuh murka
tapi koin-koin dendam telah terlanjur
dimasukkan ke dalam celengan hati
mei, 2004

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *