Mental Kelelawar di Negeri Kelelawar – Imron Supriyadi
Lepas ashar, setiap kali aku duduk di serambi masjid, aku selalu menyaksikan puluhan, bahkan ratusan kelelawar. Di depan masjid itu memang ada pohon beringin yang cukup besar, dan diatasnya bergelantungan buah buah kecil yang suka dimakan burung dan kelelawar. Jadi tiap sore mulai menjelang, hampir semua kelelawar dan burung berkumpul dan beterbangan dari dahan ke […]
Kucing Belang – Anonym
Gdubrak! Gdubruk! Pyar! Suara gaduh dari dapur membangunkan refleks Pak Topan. Dia bangkit dan bergegas menuju ke arah suara dengan mata sedikit nanar. Setibanya di mulut pintu dapur, Pak Topan berdiri awas dan menjulurkan kepala menatap seksama dapur yang sudah berantakan seperti kapal perusak tua yang baru kalah perang. Periuk nasi sudah terbalik, di lantai […]
Balada Sebuah Puskesmas – Liston P Siregar
Tiga kali berkunjung, baru aku tahu sumber kekacauannya. Memang benar, seharusnya dokternya ditambah, yang lebih gesit, yang lebih perduli, yang lebih ramah. Tapi itu gagasan besar yang butuh usaha besar. Percayalah, menambah dokter butuh perjalanan panjang, dan semangat panjang pula. Jika tak percaya, baiklah, kita coba telusuri. Yang paling awal adalah usulan dokter kepala puskesmas […]
Kerbau Desa Peralihan – Imron Supriyadi
Kerbau di Desa Peralihan sama saja dengan kerbau-kerbau lainnya. Yang berbeda adalah kerbau itu tinggal di Dusun Peralihan, di kawasan di pinggir selat Sunda. Tentang kapan kerbau sampai di Desa Peralihan tak ada yang tahu persis. Ada yang bilang, kerbau Desa Peralihan asalnya dari negeri Belanda, dibawa Asisten Redana asal Belanda waktu jaman penjajahan dulu. […]
Masjid Biru – Liston P Siregar
Cerpen Dengarkan penuturan suaranya di Difalitera: https://difalitera.org/cerpen-masjid-biru/ ”Hallo, siapa namamu anak manis”, tanya seorang anak muda sambil berjongkok memegang tangan Juang yang duduk kecapaian di kursi dorong. Waktu itu kami sedang berjalan menuju Masjid Biru, usai menikmati kemegahan Aya Sofia di pusat kota kuno Istambul. Kami cuma tersenyum dingin, dan meneruskan perjalanan, sedang Juang bengong […]
Rumah Lelaki – Yusuf Arifin
Sejak kecil ia selalu dicekoki oleh orangtuanya bahwa rumahlah pelabuhan hidup. Dari sebuah rumahlah seseorang pergi berlayar dan kembali ke rumahlah ia akan berlabuh. Dunia menyediakan petualangan tetapi rumah adalah tempat berlindung ketika seseorang perlu berkeluh kesah atau untuk berbagi kegembiraan. Hancurnya sebuah rumah adalah pertanda hancurnya dunia yang melingkupi orang. Ia memang tak pernah […]
Parodi Surat Pembaca – Imron Supriyadi
Budi, salah seorang wartawan teman dekatku di Palembang, tiba-tiba uring-uringan. Dari wajahnya, sepertinya, kawanku itu benar-benar marah. Sekalipun gaya marah Budi memang tidak seperti marahnya seorang redaktur kepada Kepala Humas, yang lalai memberi amplop seusai jumpa pers. Marahnya Budi biasanya terlihat biasa-biasa saja, sama seperti marah-marah sebelumnya. Semula, aku tidak mau tahu dengan sikap Budi. […]