Tentang Penulis Edisi 61

Liston Siregar, editor ceritanet.com. Ayik Sadat, tinggal di Magetan sebagai petani dan pemburu lebah, meski sesekali terlibat dalam beberapa program LSM di Surabaya dalam bidangkomunikasi sebagai peneliti. Kuncup Melati, penulis cerpen . Qizink La Aziva, kelahiran Serang yang puisinya masuk dalam Antologi Puisi Digital Cyberpuitika (YMS, 2002), dan SKETSA (2003). Sekarang aktif sebagai humas FLP-Serang […]

Nanyian Laut

cha, malam inibintang menyepi pada kertas sajakhanya ada ombakdibawa angin deru “bawa aku”gemuruh dadamu menghantam karang cha, burung-burung telah mengepak sayapmasih adakah harapbagi laut senyapAnyer, 230103

seorang bocah berwajah resahmeraup darah membuncahdari tubuh ayahpada subuh yang indah kenapa mesti ada tentarakenapa mesti ada senjatakenapa mesti ada perangdi tanah kami yang gersang lihatlah, di langit sanalima puluh bintang mengangkangmemuntahkan bolabola apike tengah negeri kami seorang bocah di tanah bashrahmemunguti percikpercik darahdan telinganya mungkin kelak akan terbiasamendengar peluru beraduAnyer, 20 Maret 2003

Stasiun Cikini

Qizink La Aziva hari inistasiun cikinikita kembali bertanya tentang sebuah kota tak berpeta kereta telah melajulagu anak anak, suara sitar, instrumen tutup botol, dibawa angin entah kemanadan matahari terkapar menahan dahagalapar di ujung langit, burung gagak memainkan paruhnya yang runcingmencoba memangsa seekor cacing di pinggir kali, ikanikan mengantukmengutuk cuaca hitam tapi duka itumasih coba kita […]