Dokter Zhivago 23 – Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)

disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960, dengan penulisan ejaan baru Pada suatu musim dingin Alexander Alexandrovich menghadiahkan pada Anna sebuah lemari pakaian. Ia memperolehnya secara murah. Lemari terbikin dari kayu arang, tapi begitu besar hingga kalau utuh dak dapat lewat pintu manapn juga, jadi dimasukkan ke rumah sepotong demi sepotong, lalu timbul masalah hendak dipasang […]

Tentang Penulis Edisi 23

Liston Siregar, tamat dari Universitas Diponegoro masuk Tempo sampai dibredel dan sekarang bekerja di BBC Siaran Indonesia. Sitok Srengenge, kini ikut mengelola jurnal kebudayaan Kalam. Kumpulan tiga antologi puisinya yang terbaru sudah diterbitkan ; Kelenjar Bekisar Jantan, Anak Jadah, dan Nonsens. Aktif membantu AJI waktu pembredelan Tempo, Detik dan Editor di jaman Suharto dulu. Sekarang sedang […]

Syair Musafir – Sitok Srengenge

    Serapuh manekin, seteguh fountain,kausepuh bara birahi tanpa acuh pada dingin Menara gereja menjulangkan syahwat,                                 St. Pauli lewat Tak ada natal putih,                     hanya reranting merintih                                     Salju seakan mangkir,tanah penuh bangkai daun              Tapi akan hadir seorang musafir,               kau menanti di ujung tahun                                                         Datang ia dengan kuntum selasih      di ranjang menyala kaukenalkan dirimu Kekasih  Di balik pintu maut menunggu                   dengan sepasang kuda waktu                Dalam […]

Di Hamburg Sepi Menghembur – Sitok Srengenge

Kecuali kelam cuma angin compang-camping,           seusai sepi merajamkan sejuta taring  Hawa jekut bersalto di perut gelandangan,bayang-bayang maut dari ghetto masa silam Sepi menjalar, mendesis di lurung-lurung gedung,lidahnya menjilati patung-patung di taman             Udara menggelepar, menanggung gaung,                 menebar bau rawan peraduan   Dan di danau yang menyerupai genangan mimpi,sulur-sulur cahaya seakan pendar fosfor akar kuldi Gesau Gestapo telah lama tenggelam di dasar […]

Memento Mori – Sitok Srengenge

Pada parasmu yang pucat        kubaca gurat isyarat:cambuk angin musim dingin,           perusuh yang kembalidengan sisa dengki laskar Stasi     Cahaya terkubur di kota yang tidur,anak-anak dan perempuan dari Timurmimpi sekerat roti dan seteguk anggur Sungguh, kausuguhkan padaku                            malam itu:      letus tulang di tungku krematoriumdan kuntum-kuntum gandum yang alum  Selebihnya selingkup selimut,selembut dan selembab kabut digetar guruh yang merontajauh di relung hutan cemara       Dan […]

Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 3 – Bramantyo Prijosusilo

Tiga, Mendarat di Heathrow Roda pesawat menghantam landasan, membal sedikit, lalu terasa segala daya mesin-mesin Boeing raksasa bekerja menahan laju. Beberapa detik kemudian, jelaslah sudah bagi semua penumpang; pendaratan selamat. Terasa kelegaan menghalau ketegangan yang menggumpal di seluruh kabin pesawat selama pendaratan. Terdengar beberapa orang melepas sabuk pengaman, meski lampu pertanda belum membolehkan. Elaine, melepaskan […]