Serapuh manekin, seteguh fountain,
kausepuh bara birahi tanpa acuh pada dingin
Menara gereja menjulangkan syahwat,
St. Pauli lewat
Tak ada natal putih,
hanya reranting merintih
Salju seakan mangkir,
tanah penuh bangkai daun
Tapi akan hadir seorang musafir,
kau menanti di ujung tahun
Datang ia dengan kuntum selasih
di ranjang menyala kaukenalkan dirimu Kekasih
Di balik pintu maut menunggu
dengan sepasang kuda waktu
Dalam tubuhmu: kabus mani
menembus Getsemani
***
1997