Penulis edisi 284

Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua […]

MORE
Dari Ibu Aku Belajar Mencintai

Woro Wahyuningtyas Namanya Endang Sumarni, cukup modern di jamannya. Nama yang indah, tentunya. Lahir pada tahun 1947, dua tahun setelah proklamasi kemerdekaan RI. Dialah ibuku, orang yang sampai hari ini sering berdebat denganku. Tetapi jauh di lubuk hatiku yang paling dalam, aku mengaguminya sebagai sosok perempuan yang kokoh pendirian. Ibu lahir dari seorang perempuan yang […]

MORE
Krawang-Bekasi

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasitidak bisa teriak ‘Merdeka’ dan angkat senjata lagi Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kamiterbayang kami maju dan berdegap hati? Kami bicara padamu dalam hening di malam sepiJika dada rasa hampa dan jam dinding yang         berdetakKami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debutKenang, kenanglah kami Kami sudah coba apa yang […]

MORE
Kepada Peminta-Minta

(Saduran oleh) Chairil Anwar Baik, baik aku akan menghadap DiaMenhyerahkan diri dabn segala dosaTapi jangan tentang lagi akuNanti darahku jadi beku Jangan lagi kau berceritaSudah tercacar semua di mukaNanah meleleh dari lukaSambil berjalan kau usap juga Bersuara tiap kau melangkahMengerang tiap kau memandangMenetes dari suasana kau datangSemabarang kau merebah Mengganggu dalam mimpikuMenghempas aku di bumi […]

MORE