Dokter Zhivago 46 – Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)
Garis depan sudah mulai bergerak. Sebelah Selatan dari distrik yang didatangi Gordon, pasukan-pasukan kita berhasil menerobos posisi-posisi musuh. Bala bantuan menyusul serta melebarkan bobolan, tapi mereka ketinggalan hingga kesatuan-kesatuan yang maju tadi terpencil dan ditangkap. Antara tawanan itu adalah Letnan Antipov yang terpaksa melaporkandiri, tatkala peletonnya menyerah. Ia disangka kena granat dan teruruk oleh ledakannya. […]
Tentang Penulis Edisi 46
Sitok Srengenge, penyair tinggal di Jakarta, mengasuh buletin kebudayaan Kalam dan Halte. Syam Asinar Radjam, anak Palembang, menulis novel Smaradina Muda Mangin ini di Bogor. Bramantyo Prijosusilo, pegiat seni instalasi asal Jogja, hidup antara Jogja-London.
Twelve Apostles, Port Campbell – Sitok Srengenge
Lauren Bain Di lautmu matahari menatahi terumbuangin bagai prana, bahasa di luar kata,jejak di pasir kikis sebelum gerimis reda Dari rimba jiwaku (kaudengar?) gelepar liar seekor bekisar,putik gairah di dasar kelenjar meletik menjelma kelepak camarDibimbing angin yang bagai prana, bahasa di luar kata,mengisari gelombangmu, matahari yang menatahi terumbudikulum kerang di ceruk bebatu Gerimis mencetak bercak […]
Mata Betina – Sitok Srengenge
Nin Michaelides Mata betina, lekuk teluk, rumpun leli meriapi tepi,genangan rasa rawan, beriak karena angin ringanSauh nelayanku bergetar, alunmu menggeliatkan sunyi,gelembung air bersembulan dari dalam cangkang kerang Sunyi dalam jiwaku dentang lonceng puncak menara batu,gaung kelepak keluang dan malam mengendus getah eukaliptus Kudengar denyar, samar, saat di tebing ombak pun rebah,datang jauh dari wilayah dalam […]
Malam Menyergapmu – Sitok Srengenge
Ghassan Zaqtan Malam menyergapmu dengan serbuk jelaga beracunPeziarah yang lelah, bersandar batang sikamor seratus tahunBaling-baling musim gugur berkesiurmenawarkan tidur Merinding, menahan dingindan pandang sepi orang-orang asingJiwa yang gelisah, pewaris abadi hari-hari remahRamallah Sepasang tupai melompat ke dalam sungai yang bekuTangan-tangan malam yang kekar berjuluran dari masa lalumenggali lubang dan mengubur matahari di tubuhmuSegala yang telah […]
Calon Pemenang Nobel Terancam Eksekusi – Duncan Campbell
Seorang terpidana pembunuh yang tahun lalu dicalonkan unuk Hadiah Nobel Perdamaian, karena upayanya membuat anak-anak anggota geng tobat, harus dieksekusi, seperti diputuskan oleh pengadilan di California. Tahun 1979 Stanley ‘Tookie’ Williams, pendiri salah satu geng yang terkenal di Los Angeles, Crips, terbukti bersalah dalam empat kasus pembubuhan. Dia dijatuhi hukuman mati karena membunuh seorang penjaga […]
Smaradina Muda Mangin 2 – Syam Asinar Radjam
Lalu Beriring AnginBersamaku, Mangin menembus pekat aspal yang mulai berkabut. Mengejar 32 km di depan. Yang aku paham Mangin, mengejar sepasang mata yang satu malam sebelumnya melupakan dia tentang keindahan bintang. Secara eksplisit dia pernah kelepasan omongan tentang ini. Mangin mengendus keindahan, terbawa riung angin yang meriapkan rambut tak akrab sisir nya. Bergantian lampu dekat […]
Pangeran Jawa Atawa Jager Melayu 23 – Bramantyo Prijosusilo
Jadilah Natalan pertama di Inggris itu teramat berkesan bagi Jagger. Bukan saja pada Natal itu dia untuk pertamakali makan daging babi, tetapi di dalam suasana Natal itupun dia mengenal lebih jauh tentang kehidupan keluarga Elaine. Pertentangan-pertentangan yang ada di dalam keluarga itu meledak pagi itu, dan berlanjut sampai malam hari, hingga esoknya pula. Keluarga Elaine […]