Ladang Pembantaian – Aliurridha
Puisi, edisi 367 Juni 2023 ini bukan ladang pembantaian. bukan juga lapang permainan. tapi di sini tubuh-tubuh rubuh. terjatuh dari sarang. para pembunuh tertawa riang. itu yang ditangkap mata orang luar. melihat kami dengan senapan di bahu. memburu yang tersisa dari alam. memburu yang tersisa dari malam. kami tidak bohong menyukai pembunuhan. tidak berkata itu […]
Budi Baik Yang Mencari Ketenangan – Aliurridha
Dentum suara musik bergema di daun telinga, mengendap-endap menuju kepala Budi. Namun seperti ada tembok besar menghalangi, musik itu berhenti di telinganya, dan kata-kata Jofran terus berdenging bak kaset rusak di kepalanya. Bahkan ketika sedang bersenang-senang dengan putri semata wayangnya, Budi masih tidak bisa berhenti memikirkan yang dikatakan Jofran tiga hari lalu. “Aduh. Tangan […]
Liana Yang Hilang di Depan Dosennya – Aliurridha
“Apa-apaan ini? Kamu pikir saya siapa kamu sogok dengan beginian,” teriak Joko pada kedua mahasiswanya. Jeger dan Dariel yang datang membawa dua kilo apel dan tiga kilo anggur, dibuat pucat. “Bukan Pak. Ini hanya oleh-oleh,” Jeger berkelit. “Oleh-oleh?” Joko terkekeh. Rahang Jeger mengeras namun mulutnya terkunci. Dariel menunduk menatap lantai, tak berani melihat wajah Joko. […]