Tentang Penulis Edisi 3
Nyoman Dani orang Jawa Timur dan mengaku pernah hidup susah waktu sekolah tehnik di Jerman sampai ia tidak mau lagi berkunjung ke Eropa. Kini bekerja di sebuah perusahaan konstruksi di Jakarta. Penyayang binatang. Arya Gunawan, tamatan ITB ini pernah menjadi wartawan budaya Kompas, lantas masuk BBC Siaran Indonesia, dan kini bekerja di Unit Komunikasi PBB. […]
Ornamen Kematian – Arya Gunawan
(satu)catatan cuaca telah lengkap. tutupkanlahjika telah kau lihat debu ungu di wajahkukatakanlah, ini selamat malam penghabisantidurku di ranjang kelabu itu, sayangkudan kurasakan embun mengental di bibirmu pada ketika kau rasakan langit itu menjemputmutubuhku telah selesai jadi abu (dua)maut itu, alangkah indah menjelmalah senyummu pada gelisah daun-daunmusim gugur. tatap matamu makin asingsuara-suara tobat meruncing, o nama-nama […]
Tentang Penulis Edisi 01
Liston Siregar, tamat dari Unviersitas Diponegoro masuk Tempo sampai dibredel dan sekarang bekerja di BBC Siaran Indonesia. I Wibowo, ahli politik Cina yang menulis buku Negara dan Masyarakat. Tamat S3 dari SOAS London, menjadi reseacrh fellow di National University of Singapore, dan kini mendirikan Pusat Studi Cina di Jakarta.Yusuf Arifin, tamat Universitas Yogyakarta masuk Majalah […]
Ketika Teringat pada Damaimu, Kota – Arya Gunawan
menunggu hening suaramu, kota. ketika malam. dan musim adalah musikpengantarku ke negri impian. diamlah, kuceritakan padamu tentangarti ayat-ayat dari buku itu. kabar duka yang kubawa. karena taklagi dapat kausaksikan daun-daun gugur di sini. aku memang kerapmembayangkan kemesraan bersamamu. di jalan-jalan dan sekolah.di ruang tamu dan catatanmu. biarlah aku pesan dahulu kerinduan dari wajahmu. seribu gairah.lalu […]
Siluet Gerimis – Arya Gunawan
sudah malam, kota. tidurlah bersama titik gerimis yang makin sayup dan suara bisik-bisik daun.hujan sudah selesai.orang-orang di emperanmelebur mimpi-mimpi berdebu.menatap toko-toko yang ditutupsepanjang deretan gedung.tinggal sunyi dan sinar lampu. pucat.sudah selesaikah engkau menenggelamkan masa lalu ke kuburmu?(bulan telur dadar tersenyum dari menara mesjid. jemaah telah lama bubar membawa kerinduan tentang doa-doa. surga yang tak pernah […]
Siluet Hujan – Arya Gunawan
lagu-lagu memanggilku pulang, mengulang kenanganhanya hujan menyapu ingatan dan airmata,dan dirimu masih seperti mimpiburam dan baur di ranjang-ranjang usang menutup kematiano, rindu pada malam-malam yang tak sendiri.gelak tawa.cangkir kopidan sepotong roti di berandamu. di taman.seribu janji kaukenang sendiri.aku sunyi. langkah kaki di antara bunga jatuh,sepanjang jalan pulang. dingin dan ragu kudekapkan ke dada.selamat malam, kota.bergegaslah […]