Osip Mandelstam, Kata Yang Gagal Dimusnahkan – Sitok Srengenge

Catatan, edisi 404 Juli 2026 Pada malam-malam tertentu di Moskwa awal 1930-an, banyak orang berbicara dengan suara yang lebih lirih daripada desir tirai jendela. Bukan karena mereka sedang membahas rahasia negara. Mereka sedang membicarakan puisi. Di sebuah apartemen sempit berlampu redup, beberapa orang duduk rapat. Tidak ada mesin tik. Tidak ada kertas dan pena. Hanya […]

Warisan Jokowi Yang Tak Pernah Dibahas – Edhie Prayitno Ige

Catatan, edisi 392 Juli 2025 Cerita ini diawali dari tepian Sungai Bengawan Solo, sekitar tahun 2005. Saat itu seorang pengusaha mebel bernama Joko Widodo, atau yang kelak dikenal sebagai Jokowi, memulai langkah politiknya sebagai Wali Kota Solo. Berpenampilan sederhana dan bermodal tebar senyuman, ia blusukan ke pasar, menyapa pedagang, dan duduk bersama warga di warung […]

Terpikat Puisi Teringat Puasa – Taufik Nandito

Catatan, edisi 389 April 2025 Petang baru saja berakhir ketika saya dan seorang kawan menginjakkan kaki di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, pertengahan Maret lalu. Kami tiba untuk menghadiri majelis bulanan Kenduri Cinta besutan budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) bersama kelompok Maiyah Jakarta. Malam itu, Kenduri Cinta mengangkat tema Puisi dan Puasa […]

Pecinan di Malang: Kudusan Hingga Freemasonry – Dewi Sartika

Catatan, edisi 364 Maret 2023 Beberapa waktu lalu saya berkesempatan mengikuti tur heritage bertema Pecinan Kota Malang yang diadakan Komunitas Malang Oldphoto (MOP). Kesekian kalinya saya mengikuti acara tur: sebagai penyuka sejarah selain juga untuk menambah pengetahuan. Tur juga saya manfaatkan sebagai liburan dari urusan pekerjaan rumah tangga. Pagi yang mendung itu saya tiba di […]

Hati Tertinggal di Hay-On-Wye – Sanie B Kuncoro

Inilah kota yang isinya toko buku, Hay-on-Wye. Berjarak sekitar 210 mil dari London, terletak di Upper Wy Valley di perbatasan tanah England dan Wales, kota kecil ini persis berada di sebelah timur sungai Wye yang permai. Wye dalam bahasa Wales berarti sungai, sedangkan Hay dari kata Haie (bahasa Norman French).  Sangat mudah menuju kota ini. […]

Kisah Cinta Wastra Nusantara Para Mama di Watublapi -Indah Darmastuti

Awal Juni 2021, aku masuk menjadi bagian Susur Selubung “Merekam Cerita Perempuan” yang digagas Maria Ludvina, yang bekerjama dengan Komunitas Kahe dan Peretas (Perempuan Lintas Batas). Susur Selubung bermaksud mempelajari peran para perempuan di Maumere Provinsi Nusa Tenggara Timur, sekitar 1.800 km dari rumahku di Solo. Dan perjalanan terrbang yang panjang itu masih harus bersambung-sambung […]

Belanja di Balige – Ita Siregar

Balige, kota kecamatan dan ibukota Kabupaten Toba, berjarak sepemandangan mata dari Danau Toba. Kota kecil yang indah dibingkai bukit-bukit hijau. Sinar matahari berlimpah. Cuaca antara 19 derajat Celcius pada malam hari dan 27 derajat Celcius pada puncak matahari terik.  Balige kota yang bersejarah. Lebih seabad lalu Sisingamangaraja, raja pemersatu orang Batak, disaksikan ratusan orang berdiri […]

Rumah Si Pitung, Mencecap Oase Betawi di Marunda – Karina Lin

Motor ojol yang saya tumpangi, berhenti tepat di sebuah gapura komplek bangunan. Bang ojol mematikan mesin motor, saya turun dari jok motor.  Rasanya lega bisa kembali menjejak di tanah setelah menempuh perjalanan yang cukup memakan waktu, ditambah panas menyengat pada Rabu siang itu. Seorang bapak berkaus putih menghampiri, sepertinya juru parkir, dan menginstruksikan supaya motor […]

Sekolah Tanobato dan Pencerahan Akal Budi di Tano Batak – Imran Hasibuan

Sedikit orang Indonesia yang pernah mendengar Mandailing dan Angkola di bagian selatan Tapanuli. Di Sumatra Utara sekalipun, wilayah itu agaknya lewat begitu saja, kalah pamor dari kawasan sekitar Danau Toba di utara Tapanuli, yang di jaman Republik Indonesia berkembang pesat. Pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, Mandailing dan Angkola yang lebih maju, dari aspek pendidikan maupun […]

Dari Relawan Tsunami ke Pengasuh Kucing – Fakhrurrazi

Natalina Cristanto adalah seorang dokter yang memelihara puluhan kucing beragam ras. Di rumahnya, ia bangun sebuah ruangan berukuran 4×15 meter sebagai kandang kucing dan taman hias sehingga kesannya tetap seperti alam liar. “Awalnya memang saya dari kecil suka sama hewan peliharaan, cuma terkendala waktu masih sekolah dan kesibukan kuliah juga, jadi akhirnya nggak bisa fokus,” […]