Bendera Rasisme dan Ditabrak Mobil – Liston P Siregar

Catatan, edisi 397 Desember 2025 Belakangan ini, di Inggris, sentimen anti-pendatang meningkat. Ada unjuk rasa besar-besaran di pusat kota London menentang kaum pendatang dengan alasan para pendatang membuat beban negara semakin berat sehingga layanan sosial pun semakin berkurang. Kaum pendatang juga dituduh telah mencuri lapangan kerja yang mestinya, menurut mereka, cukup untuk menampung warga Inggris.  […]

Pameran Sosial: The British and The Beach – Liston P Siregar

Catatan, edisi 364 Maret 2023 Seorang sahabat, pelukis @paulflandersartist yang sudah beberapa kali ikut pameran bersama di pusat kota London, menyamakan pameran sosial dengan: “Minta komentar ibu sendiri untuk karya kita’.  “Sudah pasti jawabannya bagus dan mendukung,” katanya kira-kira dua pekan sebelum saya menggelar pameran sosial: The British and The Beach.  “Yang diperlukan adalah komentar […]

Lain Padang Lain Belalang – Liston P Siregar

Setiap berkunjung ke Jakarta, selalu saya sempatkan ke warung buku bekas di Taman Ismail Marzuki milik seniman Jose Rizal Manua. Juga selalu saya beli dua tiga buku, sebagai pernyataan masuk dalam barisan pendukung warung buku itu. Selalu pula saya sediakan waktu untuk duduk-duduk di bangku plastik di depan warung menyaksikan orang lalu lalang, entah akan […]

Pasar Kaget ala Kampung Inggris – Liston P Siregar

Pada satu Minggu siang, saya dan istri menelusuri jalan raya kampung di sepanjang pantai Selatan Pulau Inggris. Kawasan garis pantai itu -Hythe, Dymchurch, New Romney, Dungeness- tidak masuk dalam tujuan wisata nasional Inggris, karena tidak indah-indah banget dan fasilitasnya terbatas. Walau sempat berperan penting dalam perang melawan Nazi Jerman pada PD II, tidak ada hiburan […]

Imagine-nya Lenon di Abad 21 – Lenah Susianty

Desember tahun lalu, ketika musim dingin mencengkramkan giginya di London, saya masuk dalam barisan antrian ular panjang di depan Kedutaan Perancis untuk minta visa. Pada kunjungan pertama, antrian sudah lebih 20 meter ketika saya tiba dan begitu saya berhasil mencapai pintu konsulat, petugas menutup pintu dengan alasan sudah terlalu banyak pelamar visa di dalam ruangan. […]

Terimakasih, dan Selamat Berpisah – Esther Addley

Ketika berusia sepuluh tahun, Billy Tallon sudah mengumpulkan berbundel-bundel buku berisi kliping keluarga kerajaan, dan mengirim surat ke kerajaan berkali-kali untuk menanyakan apakah ada pekerjaan untuknya. Pada usia 15 tahun ia akhirnya mewujudkan keinginannya yang paling dalam, mendapat pekerjaan sebagai asisten junior di ruang pelayan di Istana Buckingham. Sejak itu, selama lima puluh satu tahun, […]