Pecinan di Malang: Kudusan Hingga Freemasonry – Dewi Sartika
Catatan, edisi 364 Maret 2023 Beberapa waktu lalu saya berkesempatan mengikuti tur heritage bertema Pecinan Kota Malang yang diadakan Komunitas Malang Oldphoto (MOP). Kesekian kalinya saya mengikuti acara tur: sebagai penyuka sejarah selain juga untuk menambah pengetahuan. Tur juga saya manfaatkan sebagai liburan dari urusan pekerjaan rumah tangga. Pagi yang mendung itu saya tiba di […]
Iboto – Muhammad Asqalani eNeSTe
Puisi, edisi 364 Maret 2023 kenanglah sepetak tumpangan ladang milik orang,padi-padi kuning kita yang mengharukan,serta rasa kehilangan yang kuning tembaga di kening. jika ayah tak ada di surga yang teramat tinggi di sana,mungkin akan disianginya rumput-rumput yang tinggi,diajarinya cara mengurangi gulma cemas,bertarung baik-baik dengan hama yang hinggap,serta melepas segulung doa untuk memagari pojok ke pojok […]
Pameran Sosial: The British and The Beach – Liston P Siregar
Catatan, edisi 364 Maret 2023 Seorang sahabat, pelukis @paulflandersartist yang sudah beberapa kali ikut pameran bersama di pusat kota London, menyamakan pameran sosial dengan: “Minta komentar ibu sendiri untuk karya kita’. “Sudah pasti jawabannya bagus dan mendukung,” katanya kira-kira dua pekan sebelum saya menggelar pameran sosial: The British and The Beach. “Yang diperlukan adalah komentar […]
Garut +771 mdpl – Farah Rachmat
Catatan, edisi 363 Februari 2023 Rabu, 1 Februari 2023. Malam itu gerimis. Ponakan dan aku tiba di stasiun Garut. Jarum jam telah menunjukkan 22.10. Sesaat ponakan mengambil gambar. “Bagus,” katanya menunjuk penutup atap stasiun di atas rel kereta. Bersyukur sampai Garut, stasiunnya. Kami mengawali perjalanan ini dari Stasiun BNI City/Sudirman Baru. Hujan masih membasahi Jakarta […]
Warna Ujung Kota – Agus Sanjaya
Puisi, edisi 363 Februari 2023 Mata lampu jalanansudah dirampas kantuk,lalu akhirnya terpejam Tapi ujung kotamasih ingin berceritadengan beberapa warna I/Seorang bapak kaya,badan agak sempoyonganditopang oleh dua wanita di belakang bapak itu,seorang anak cukup bandelmendapat duit dengan sihirtanpa diketahui aksinya II/Seorang nenek lansiamengumpulkan kaleng-kalengdalam karung lusuhnya Sebenarnya ia ingin pulangke halaman rumah masa lalusebelum tangan jahat […]
Mengais Kekeluargaan – Prima Yuanita
Cerpen, edisi 362 Januari 2023 Seorang wanita tengah membuang serpihan-serpihan kekeluargaan di bawah lemari kayu yang berselimut debu. Mulutnya yang seperti dua seluncuran saling bercumbu itu menggumam, “Aku tak lagi membutuhkannya.” “Kenapa kau membuangnya, Gauri? Apa kau tahu berapa harga sebuah kekeluargaan?” tanya sang Ibu. Suaranya terdengar seperti tokoh kartun wanita berambut keriting di televisi […]
Marina – Faustina Hanna
Puisi, edisi 362 Januari 2023 melambungmelambunglah marinaterbalut iklim burukpelupa takdir alam tinggaltinggallah keramba bumi merengsa gersangberisikan sisik tajam nan kelamjari jemari bernoda pekat ramai bermunculanselintas pandang menjamah konsep arsitekturderet bangunan megahtiada sengau akan pasang gelombangyang menghempas dermaga sendu berbaringberbaringlah marinaselagi sepertiga dosa bumi terlelaptelah sekian lama sengketa daratan lunakmutertidur pulasbukan sepenggal hasrat gerimis senjamelumat bibir […]
Enigma Kematian – Mufti Wibowo
Cerpen, edisi 362 Januari 2023 Permukaan air kopi dalam cangkirnya membentuk gelombang kecil karena getaran di tangannya. Ia tak pernah sepenuhnya percaya getaran di tangannya yang rutin datang setiap bulan, mendahului siklus datang bulan, sebab tiroid berlebih di tubuhnya. Ia lebih percaya dengan anasirnya sendiri tentang getaran di tangannya; ia tengah merindukan sesuatu. Pengalaman mengajarkan […]
Bang Maman, Tukang Sapu Sekolah – Gianluigi Fahrezi
Cerpen, edisi 361 Desember 2022 Sekolah boleh cuti, guru-guru boleh berganti. Tapi tukang sapu, dia tetap abadi 1. Kebaikan Bang MamanMardi, anak pemilik toko batik Aku mengenal Bang Maman sejak hari pengumuman seleksi masuk SMA. Waktu itu SMA Bakti Husada dipadati para siswa dan orang tua yang ingin mendaftar. Ramai sekali orang-orang berkerumun di meja […]
Hari Terakhir Lelaki Bermata Kelabu Berpenuh Kerut – Rinanda Tesniana
Cerpen, edisi 361 Desember 2022 Saya mendatangi lelaki bermata kelabu dengan rambut perak yang sudah duduk menunggu. Kerutan yang memenuhi wajah tak menghapus sisa-sisa ketampanan saat muda dulu. Seragam biru kebesaran yang ia kenakan berbau tidak sedap. Bau apek bercampur aroma lelaki tua. Kami duduk berhadapan di meja panjang yang sudah kusam. Kursi yang sebagian […]