Ia Menatapku Penuh Dendam – M Arif Budiman
Mulanya aku tak peduli dengan sepasang mata itu. Pemiliknya seorang gadis berwajah pucat kesi, yang menggambarkan kebekuan mendalam. Aku mulai tertarik ketika ia terus memandangku dengan sorot mata tajam. Mata kami beberapa kali saling beradu. Namun beberapa kali pula aku mengedip. Aku kalah. Bahkan terakhir kali, mataku seakan terseret ke dalam sorot matanya yang serupa […]
Surat Terbuka untuk Presiden Republik Indonesia, Mohon Maaf Pak Jokowi, Saya Menolak Ajakan “Anda” untuk Urusan yang Satu Ini – Willy Pramudya
“Indonesia sungguh kaya akan keragaman, dihuni lebih seribu suku bangsa yang berbicara dalam lebih 700 bahasa daerah. Semuanya dipersatukan oleh bahasa Indonesia yang kita pahami bersama,” unggahan pada akun Instagram Presiden Joko Widodo @jokowi, Senin (21/2/2022) sebagaimana dikutip RRI Jakarta, 14 Maret 2022 Yang Mulia Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Betapa gembiranya hati penulis (surat […]
Dua Gelas Kaca – Nurul Mahabbah
mimpi kita, dikdalam rajutan kisahtak akan pernah usaisebab kasih wafadalam denyut puisinamun kauperam air matayang tak mampu kusekatertimbun dalam kubang kelesahlindap di langit kamarmudikunci rapat tanpa celahkaucipta dunia tanpa suarahingga kopi membekudan tinta mengering sejak lama mufakat kita, dikkucatat di lumbung asaberharap suatu saat kauingatmelanjutkan perjalanandalam layu dan rekah musimmuseusai badai dan pekat malam kutinggu […]
Surat Elektronik Pria Pandemi – Ilham Wahyudi
Kawan kerja semasa tinggal di kota kelahiran dulu mengirim surat elektronik, tentang PSBB di kotanya serta karantina wilayah selama tiga bulan belakangan. Imbasnya ia dirumahkan dengan gaji dipotong 50 persen. Saya manggut-manggut saja, cerita yang sudah jamak terdengar sambil tertanya-tanya, kenapa pakai surat elektronik, bukan WA. Berikutnya yang membuat saya terperanjat, tentang peraturan jaga jarak […]
Buru-buru Ibukota Baru – Alma Adventa
Gagasan pemindahan ibukota negara (IKN) Indonesia dari Jakarta ke tempat yang baru sudah lama muncul dari sejak jaman Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto. Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, beliau menyatakan keingian agar Palangka Raya menjadi ibukota negara Indonesia. Kemudian pada tahun 1997 Presiden Soeharto sempat merencanakan untuk memindahkan ibukota negara ke Jonggol. Presiden Susilo Bambang […]
Merentang Tahun Bersama Ibu (19121951-17112021) – Ani Mulyani
Beberapa tahun silam, Ibuku pernah bertanya apakah ia menjadi beban untukku. Ia mungkin curiga kenapa aku memilih untuk menjauh darinya. Aku tinggal di Jakarta, sedang Ibu, Entin Rustinah, tetap di Sukabumi, kota tempat lahirnya yang nyaris tak pernah ia tinggalkan. Siapa yang akan merawat dan menjaga Ibu? Itu pertanyaan yang sudah lama berlalu dan tampaknya […]
Matinya Seorang Pegawai – Anton Chekov (diterjemahkan oleh Victor Pogadaev)
Pada suatu malam yang tenang, seorang pegawai yang baik bernama Ivan Denisovich Chervyakov duduk di barisan kedua kursi dan menonton opera ‘Lonceng-Lonceng Corneville’ dengan teropong. Dia meneropong dan merasa dirinya di awang-awangan. Tetapi tiba-tiba … Dalam cerpen sering ditemui ungkapan ‘tiba-tiba’ ini. Para pengarang memang betul. Kehidupan kita penuh dengan hal yang tidak diduga. Tetapi tiba-tiba wajahnya berkerut, matanya diangkat ke […]
Penanam Sunyi – Winarni Dwi Lestari
suatu malam lelaki itu menanamku di tempat tidurnyadengan hati-hati agar tak membangunkan jendela,cermin atau kipas angin di sudut kamarnya.aku pun tumbuh menjalar sepanjang ranjangmelelapkan lelaki itu lebih dalam dan tenangmenjaga dari denging nyamuk, dengkur angin,ataupun igauan mimpikarena itu semua hanya membuatnya tak henti berlari dalam tidur. terus tumbuh hingga daun-daunku menyentuh langit-langitdi mana mata lampu […]
Jirolu – Mufti Wibowo
Pagi itu, Jirolu terkejut bukan main saat menyadari sepanjang malam ia tidur memeluk gada rujak polo yang disangkanya guling—istrinya sejak seminggu lalu tak lagi tidur seranjang dengannya. Bukan karena sedang marahan seperti saat ia saling berbalas komentar di media sosial dengan mantan kekasihnya 15 tahun lalu, lebih gawat dari itu. Ini tentang sesuatu yang tak […]
Kematian Sang Gembala Babi – Abul Muamar
“Ulangi, untuk siapa kau bertugas?”“Siap! Untuk negara!”“Lebih keras!”“Siap! Untuk negara!”“Siap menumpas pengkhianat?”“Siap! Siap menumpas para pengkhianat!”“Termasuk si pendeta itu?”“Siap! Termasuk pendeta itu.”“Lebih keras!”“Siap! Termasuk pendeta itu!”“Bagus. Laksanakan tugasmu!” Tentara muda pejabat komando rayon itu segera pamit kepada komandan distrik. Langkahnya tegas, namun berat. Ada bongkahan keraguan yang mengganjal pikirannya. Ancaman pencopotan hingga pemecatan menantinya bila […]