Nirfana – Hamzah

Nirfana adalah wilayah tak kasatDengan kerja-kerja baka belaka.*** : Yang Diidamkan Olethros Izinkan aku meletakkan kuasku dahulusembari menunggu kainnya kering,bagaimana jika kita lungguhsedikit lebih dekat ke ujung tebing? Lukisan dengan gurat kemerahaningin menyaru dengan saga di ufuk jauh Bagaimana saudara-saudari?semenjak zaman menalar danpedang turut kusarungkan,aku berkalang seni berkawanputera penghiburan:tanganku tentu kaku di gagangkuas dan gemetar […]

Pagi Hari di Sebuah Kotak – Khanafi

aku ingin bangun pagi hari, melihat lampu kota putih memecahkan pemandangan gedung-gedung, pintu yang masih tertutup dan beberapa mimpi yang lembur menjelang tidur, udara yang letih mengembalikan napas, kendaraan yang melintas dan menyelinap bebas, dalam sisa embun terakhir yang telah bercampur debu, kudengar lagu lelap yang lamat-lamat tidak tentram terputar di sebuah toko dua puluh […]

Pintu – Faris Al Faisal

Muara adalah pintu—mulut kecil yang selalu terbuka bersuara kepada lautdunia bagi ikan-ikan ke surgamenuju kemerdekaannya  Di bawah langit yang berpayung birusungai diwarnai daun teratai dan sepasang angsa putihsebentar kemudian datang seorang pelukismasuk ke ruang imaji, seperti puisi  Pandangan pun melebar dan kagumbertemu banggasetelah menempuh panjang jalanjarak yang mengembara hari-hari menyulang bahagia Dan pintu itu berderit,menanggalkan segala jerit  ***Indramayu, […]

5 Kisah Kecil Kafka – Norrahman Alif

6malam ini:tak ada yang lebih senyap dari hatiku. tak ada yang lebih nyaring dari mesin kepalamu. kau-aku saling memburu kata. menjahit kisah-kisah kecil yang belum kita ingat beberapa detik lalu. sementara kafka sudah sejam lampau kulepas ke hutan-hutan bahasa, ke ladang-ladang kenangan, sebelum kata pertama kucangkul mengawali puisi panjang ini.  ini malam sungguh puisi. tak lazim. tak ada kekasih memanggil dalam […]

Benam Mata Pada Lentera – Kinanthi Anggraini

mungkin benar,minyak di tubuhmu telah dikremasi oleh ruh malam dan kepentingan nyala apidalam lelap ia terus bercahaya meskipun,bukanlah bulan menjadi tandingnya di lentera aku menyimpan benam matayang telah pedih memandang luka-luka memendam erat sengatan prasangka berkarat dan mengalir, ujung air mata sementara, hanya di bangku sebuah mejaaku telah lama membaringkan kepalayang telah berat oleh sesaknya udaradari pembeda dan juga […]

San Fransisco – Sitor Situmorang

selusin sajak Zenmenggumpal di garis Golden Gatedi lengkung hari terbenam –dalam samadi Pasifik*** Tokyo satu haiku kucari-carikujumpa Edo di lukisanHokusai*** Brooklyn-New York baja berjuta ton terpilinjadi hyperbola angankumahkota di atas kepala perungguStatue of Liberty kokoh kuat tegakdi atas fondasipikiran manusiadan tangan-tangan tukang baca*** Sitor Situmorang, penyair kelahiran Samosir, Tapanuli, dan bekerja sebagai wartawan di Medan. Pernah […]

Cinta Luput, Cinta Sepenuh – Sitor Situmorang

Hari sudah soresiap menemui ajaldepan regu tembakia membalas suratseorang gadis jauhyang belum dikenalnya. “Silakan datang, aku menunggu bahagia.Oleh-olehmu kunanti.” Ia pun tertidurhingga lewat matahari terbenam,menjelang hari naassebelum nanti kubangunkandi pagi buta – kata korankata koran pula:ia menolak berdoaia menolak didampingi pendetahanya minta sebatang rokok. Seorang murtadyang ikhlas? kata hatiku –setelah tidak diberi pengampunanIia menolak segala […]

Kopi Pagi – Winarni Dwi Lestari

burung kecil itu berkabartentang tempatyang akan kau tuju hari ini.kuambil setakar sisa malam sedikit pekatlalu kuseduh bersama kabut.ah.. terlalu dini menyimpulkanseberapa cepathatiku harus teraduk,jua seberapa tepatdirimu akan terlarut. sudah sampaikah kaudi tapal batas egoku?karena satu pagi sajatak kan pernah cukupbagi secangkir hatikumenahan manisnya rindu.***Karawang, 13 Januari Sajak lubang kunci kepada anak kunci lindungi aku dari setiap […]

Meja Dan Peta Benua – Faris Al Faisal

Sebuah meja makan, sebuah peta benuadihidangkanmenghidupkan makan malam Kita berlayar ke gelas samudra yang cairdi sela jarak piring dan mangkukyang dekatyang makin eratpulau-pulau dan nyanyian burung camar Petualangan kian puitik, ke sudut-sudut lautyang tak bertepimemecah debar ombak oseanmencari garisbatas dunia dan cinta Diam-diam, kita telah sampai ke ujung perjalanantak ada yang tertinggal kecuali sisa remah yang […]

Kisah Kias Kristus – Sitor Situmorang

Seorang mempunyai 100 domba,Seekor hilang, lalu ia pergi mencari,Turun gunung, naik gunung negeri,Domba 99 tinggal, tak punya gembala. Di sebuah ngarai menguak domba hilang,Terjepit di antara semak-semak berduri,Si gembala turun, mengambil si malang,Digendongnya, seperti menggendong bayi. Ia pun berpesta, mengundang teman-teman,Orang datang, tapi semua pada heran,Bisik orang meninggalkan 99 domba,Mencari seekor yang tak tentu rimbanya. […]