Yang Redup Lalu Membara – Rinanda Tesniana

Cerpen, edisi 381 Agustus 2024 Perempuan serupa akar yang menancapkan kuku tajamnya ke tanah untuk memberi kehidupan pada ranting dan daun yang menumbuhi batangnya. Pun ibarat cahaya yang selalu muncul kala langit berubah gelap. Aku memanggilnya Mak. Sejak dua puluh tahun lalu, aku melihat Mak sebagai perempuan paling kuat. Kala itu tubuh Abah terbaring kaku […]

Siapa Yang Menyayangi Cikal – Syifa Aimbine

Cerpen, edisi 380 Juli 2024 Cikal menutup kedua telinga sekuat tenaga. Hingga buku-buku tangannya memutih. Tubuhnya gemetar ketakutan. Ia meraung dengan suara tertahan di sudut kamar. Tempat paling tersembunyi, menurutnya, di rumah ini; tak akan ada yang bisa menemukannya. Namun, suara di luar tetap terdengar keras, seolah kedua orang di luar pintu bertengkar di dalam […]

Rinai Luka – Dea Renaizah

Cerpen, edisi 379 Juni 2024 27 Juli, 15.35 WIBPintu digedor-gedor serupa irama drummer yang sedang menggila. Nai menatap nanar dinding kamarnya. Suara dari luar kamar tidak ia hiraukan, seperti angin lalu yang tidak penting. Tatapan kosong itu membiaskan senyum pedih, tangannya meraba-raba nakas menjatuhkan vas bunga, cermin dan buku di atasnya. Gerakan itu berhenti begitu […]

Hari Yang Tak Lagi Sama – Dewi Sartika

Cerpen, edisi 378 Mei 2024 Kibbutz Mishmar HaEmek tak seperti biasanya.  Sejak dua minggu lalu, sekelompok lelaki dari luar kibbutz datang sambil menenteng senjata. Warga kibbutz pun bertanya-tanya. Begitulah kata ayahku, Janusz, saat mengungkap keresahan warga. “Orang-orang saling berbisik waktu Haganah mendatangi kibbutz. Akhirnya mereka laporkan keresahannya kepadaku,” kata ayah ketika kelompok lelaki bersenjata itu datang […]

Tarian Terakhir – Melly W

Cerpen, edisi 377 April 2024 Praaanngg!!! Suara kelontrang menggema memecah keheningan malam. Jangkrik yang sedari tadi mengikrik tetiba diam membisu. Aku meraba-raba dalam gelap tapi barang yang kucari tetap tak ketemu. “May! May, dima kau?” Suara Andung jelas terdengar dalam hening. Rupanya Andung mendengar suara benda terjatuh. Pantulan cahaya menyelusup di balik pintu yang sedikit […]

Trilogi Pecundang – Rani Aditya

Cerpen, edisi 376 Maret 2024 Satu Arman tidak mau mati. Itu satu-satunya alasan untuk terus lari. Ia masuk ke sebuah labirin sempit dan berbelok setiap kali menemukan celah. Sesekali terjatuh atau menabrak pagar bambu, tetapi tidak berhenti. Sampai suara-suara itu senyap.  Suara-suara marah yang sudah mengejarnya dari depan pasar, sejak ia berhasil mengutil dompet seorang […]

Adakah Surga Untuk Mak? – Syifa Aimbine

Cerpen, edisi 373 Desember 2023 ”Mak, aku mau belajar ngaji!” Loli berhenti memulas bibir dengan gincu berwarna semerah darah. Ia menoleh sebentar ke arah Dian, putri semata wayangnya yang tahun ini sudah masuk sekolah dasar -kelas dua atau tiga… Loli agak lupa.  “Buat apa?” jawabnya sekenanya dan melanjutkan memulas bibir menjadi semerah darah, lalu meraih […]

Surat untuk Sam – Prima Yuanita

Cerpen, edisi 371 Oktober 2023 Belasan tahun silam saya pernah menemui seseorang di dekat pohon kantil yang bergoyang diterpa angin September yang gersang. Orang itu akan bertolak ke Jakarta dan saya berjanji menghampirinya sebelum jam satu siang. Ada tujuh lembar kertas surat yang ingin saya berikan. Entah nanti suka atau tidak, saya sudah tersenyum-senyum membayangkan […]

Sehari Dalam Hidup Penjaga Odong-Odong – Ratna Ning

Cerpen, edisi 369 Agustus 2023 Tawaran menjadi penjaga odong-odong diterimanya karena perlu uang tambahan untuk belanja harian. Terkesan dramatis tapi nyata. Dia tak mau anaknya makan nasi panas berlauk kecap manis setiap hari. Meski melintas rasa ragu dan malu, Mirah bersikeras ia mampu menjadi penjaga odong-odong. “Pekerjaan kasar Mbak. Cape dan berat karena harus mengangkat […]

Mimin, Ibu, dan Ayah-ayah – Syifa Aimbine

Cerpen, edisi 369 Agustus 2023 Mimin punya ayah. Semua orang punya ayah. Mimin pasti juga punya.  Mimin dulu punya Om Eko. Walau sudah tidak tinggal serumah dengan Mimin dan Ibu, masih memberi uang jajan saat bertemu di warung Bu Juju dua minggu lalu. Ibu dan Om Eko pernah menikah dan Mimin punya adik yang lucu, […]