Belanja di Balige – Ita Siregar

Balige, kota kecamatan dan ibukota Kabupaten Toba, berjarak sepemandangan mata dari Danau Toba. Kota kecil yang indah dibingkai bukit-bukit hijau. Sinar matahari berlimpah. Cuaca antara 19 derajat Celcius pada malam hari dan 27 derajat Celcius pada puncak matahari terik.  Balige kota yang bersejarah. Lebih seabad lalu Sisingamangaraja, raja pemersatu orang Batak, disaksikan ratusan orang berdiri […]

Kota Seribu Burung Gagak – Hari Niskala

Seratusan orang berjalan beriringan menuju sebuah hutan yang gaduh oleh kepungan gagak di kanan dan kiri. Beberapa dari mereka dibikin merinding, beberapa lagi berusaha mendapatkan batu untuk ditimpukkan ke mana saja asal mengenai kepala si gagak. Seorang pemuda meraih ketapel di kantong celananya yang dombrang, membikin gerakan lincah menjumput satu-dua kerikil sebelum melesatkannya ke dahan […]

5 Kisah Kecil Kafka – Norrahman Alif

6malam ini:tak ada yang lebih senyap dari hatiku. tak ada yang lebih nyaring dari mesin kepalamu. kau-aku saling memburu kata. menjahit kisah-kisah kecil yang belum kita ingat beberapa detik lalu. sementara kafka sudah sejam lampau kulepas ke hutan-hutan bahasa, ke ladang-ladang kenangan, sebelum kata pertama kucangkul mengawali puisi panjang ini.  ini malam sungguh puisi. tak lazim. tak ada kekasih memanggil dalam […]

Ambon lawan Batak, Atas Nama Tuhan – Liston P Siregar

AmbonWalau tak pernah tinggal di Provinsi Maluku dan cuma sekali berkunjung ke kota Ambon, ketika berusia 3 tahun dibawa jalan-jalan pulang kampung dua mingguan oleh bapaknya, istri saya selalu mantap mengaku ‘Orang Ambon’. Memang bapaknya lahir dan besar di Ambon sebelum bekerja merantau ke Jakarta dan menikah dengan perempuan, yang sama seperti istri saya, mantap […]

Perempuan Yang Ingin Selalu Terlihat Baik-baik – Teni Ganjar Badruzzaman

Malam beranjak semakin tua ketika Naima masih khusuk menekuni laptopnya. Jemarinya lincah menari di atas huruf-huruf mengikuti irama cerita yang berlompatan di kepalanya. Naima, seorang perempuan yang jatuh cinta pada sunyinya malam, ketika ia bisa menjadi apa saja, siapa saja, dan membuat dunia sesuka hatinya. “Ngapain kamu? Sampai tak sadar suamimu ini sudah pulang!” teriak […]

Benam Mata Pada Lentera – Kinanthi Anggraini

mungkin benar,minyak di tubuhmu telah dikremasi oleh ruh malam dan kepentingan nyala apidalam lelap ia terus bercahaya meskipun,bukanlah bulan menjadi tandingnya di lentera aku menyimpan benam matayang telah pedih memandang luka-luka memendam erat sengatan prasangka berkarat dan mengalir, ujung air mata sementara, hanya di bangku sebuah mejaaku telah lama membaringkan kepalayang telah berat oleh sesaknya udaradari pembeda dan juga […]

Dari Bambu untuk ‘Peumulia Jame’ – Fakhrurrazi

Lemang Aceh berawal dari bambu-bambu muda berisi ketan atau beras, santan, gula, garam, dan air yang dibakar berderetan dengan posisi miring. Sang pembakar lemang, Muhammad Yakob, bertanggung-jawab memastikan kematangan tiap-tiap bambu, yang dibakar hingga merata selama empat jam. Biasanya Yakob membakar delapan sampai 10 batang bambu per hari namun meningkat pesat sepanjang masa puasa yang […]

San Fransisco – Sitor Situmorang

selusin sajak Zenmenggumpal di garis Golden Gatedi lengkung hari terbenam –dalam samadi Pasifik*** Tokyo satu haiku kucari-carikujumpa Edo di lukisanHokusai*** Brooklyn-New York baja berjuta ton terpilinjadi hyperbola angankumahkota di atas kepala perungguStatue of Liberty kokoh kuat tegakdi atas fondasipikiran manusiadan tangan-tangan tukang baca*** Sitor Situmorang, penyair kelahiran Samosir, Tapanuli, dan bekerja sebagai wartawan di Medan. Pernah […]

Sebuah Sindiran Tentang Kemiskinan dan Kekayaan – Akhmad Idris

Judul : Lapar (Terjemahan dari Sult) Penulis : Knut Hamsun Penerjemah : Marianne Katoppo Penerbit : Yayasan Pustaka Obor Indonesia Cetakan : III, November 2019 (284 halaman) Pengertian umum para penikmat Sult karya Knut Hamsun -baik dari kelompok pemula hingga pemuja- adalah kisah itu tentang seorang penulis muda yang berjuang menahan rasa lapar agar menjadi […]

Empok Romlah – Fahrul Rozi

Empok Romlah ingat betul mata pria itu. Ia pun masih ingat warna jas hujan dan sepatu bot yang ia kenakan. Tapi tak ada petugas yang mengenal pria yang disebutkan Empok Romlah. Mereka malah mengantarnya ke dalam tenda—yang sudah disesaki laki-laki, perempuan, dan anak-anak pula. Empok Romlah menolak masuk. Ia ingin bertemu pria itu. Empok Romlah […]