Ada Cinta di Pekarangan Masjid dan Gereja – Baron Yudo Negoro

Cerpen, edisi 360 November 2022 Alia meninggalkan rumah karena cintanya kepada orang tuanya menguning, memudar, mengering, lalu tanggal seperti dedaunan, berganti dengan yang hijau dan segar namun cinta itu kini kepada Joseph.  Kisah mereka bermula di Kopeng, sebuah desa yang terletak di lereng Merbabu, Salatiga. Jika tidak mengenal tempat ini, selembar peta dapat membantu Anda. […]

Aku Pejalan Kaki – Imam Khoironi

Puisi, edisi 360 November 2022 Aku pejalan kakiYang memungut huruf-hurufDari pagi yang bermain kabutpergi meninggalkan embunpada rumput yang mulai mengeringdan daun gugur yang ingin segera disemayamkansebelum proses kremasi Aku pejalan kakisebelum gelap melarikan dirimeninggalkan fajaryang kuinjak-injak sambil membawa gerobakberisi berita-beritatentang kemiskinan di kota,gelandangan merajalela,atau kematian seorang janda tuayang jasadnya sedang kubawa Aku pejalan kakiDi jalan […]

Bersama Perempuan Yang Mau Bunuh Diri di Sungai Thames – Liston P Siregar

Catatan, edisi 360 November 2022 Di Inggris Hari Pahlawan jatuh pada 11 November dan hening cipta secara nasional berlangsung pada pukul 11.00 tepat selama dua menit. Hening cipta dilakukan saat upacara resmi versi pemerintah di jalanan di depan kediaman resmi Perdana Menteri bersama Raja Charles III dan veteran perang, maupun oleh para karyawan di kantor-kantor, […]

Sepasang Surat – M. Rifdal Ais Annafis

Puisi, edisi 360 November 2022 Aku persiapkan, katamu suatu kali, hari yang ungu ini untuk kusebuah langit, –tentu dalam cat biru, juga arak-arakan awan tipis,beberapa pohon dengan cabang nasib, dan dermaga kecil setelahlelah menyibukkan diri. Sebuah potret menyenangkan dari suarayang kau hafal.  Kau barangkali berbakat menyimpan doa, tetapi setelah tekunberlatih membenci kata, bibirmu berhambur konsonan-konsonankecil […]

Baju Pengantin – Jifisa Amin

Malam itu merupakan malam jahanam bagi Rheina. Pamannya, Reynold, menariknya ke pinggir tempat tidur, melucuti celana dalamnya, dan melakukan hal yang tak pernah terlintas dalam benaknya. Waktu itu ia berumur 10 tahun. Perbuatan paman durjana tak hanya sekali. Terus menerus dilakukannya kala berkunjung dan menginap di rumah orang tua Rheina. Tak hanya di sana. Rheina […]

Menyimak – Jamaludin GmSas

Yang membacakulewat kicau burung yangmenuliskan suaranyapada sajak inihanyalah Ibuyang seribu tahunlagi ingin selalukusimak kata-katayang taktersampaikannya itu — karena terlalu sibukdengan kata-kataku.***Al Ikhsan, 2022 Secangkir Kosong Ada secangkir kosongyang berteduh di bawah air matadan bernaung di setiap amin—yang mampu menghapus segalacemas dan ingin. Ada secangkir kosongyang dipeluk mesra oleh ulah sepidan dielus tangan-tangan waktusupaya cepat tidur […]

Santo Mutiara Di Padang Ilalang – Liston P Siregar

Judul: Mutiara Di Padang Ilalang, Cerita Seorang PenyintasPenulis: TedjabayuPenerbit: Komunitas Bambu 2020 Belasan tahun lalu, saya pernah membaca buku ‘Tragedi manusia dan kemanusiaan, kasus Indonesia sebuah holokaus yang diterima sesudah Perang Dunia Kedua’ yang ditulis MR Siregar, salah seorang korban kejamnya kebijakan politik G30S/PKI versi Soeharto. Hanya beberapa halaman saja yang terbaca dari total hampir […]

Bibir di Ujung Sepatu – Maiza Marsya

Arya berdiri membatu, menatap sepasang sepatu pantofel hitam. Permukaannya yang halus mengilat tertimpa cahaya lampu memantulkan bayangan wajah tirusnya. Pipinya yang setahun belakangan mencekung pun kentara. Gurat-gurat penderitaan menghiasi dahinya. Sepatu ini terlalu polos, akan lebih menawan bila diberi hiasan, pikir Arya. Tercetuslah ide gila, walau menyimpang dari desain baku perusahaan. Dia berniat menabrak aturan, […]

Manto, Tentang Partisi dan ‘Cabul’ – Mohammad Lutfi Maula

Judul: Toba Tek Singh & Cerita-cerita lainnyaPenulis : Saadat Hasan MantoPenerjemah: Lutfi MardiansyahPenerbit : TrubadurCetakan : Pertama, 2021 “Aku akui aku menulis “Thanda Ghost”. Tapi dari sisi mana pun, itu bukan cabul. Anda bisa putuskan jika Anda suka ceritaku atau tidak. Kritikus literatur bisa mendebatkan itu sesuai standar mereka atau tidak. Tapi yang jelas, ceritaku […]

Hartanto, Bedil, dan Matinya Mimpi Menjadi Jenderal – Indah Fai

Pada musim kemarau tahun lalu, ketika angin gersang bertiup mengacau debu, dedaunan kering, dan sampah plastik di tepian jalan, ayah Hartanto meninggal setelah memakan sewajan tumis jamur tahi sapi. Tidak ada tanda-tanda kematian yang biasanya menyertai perilaku atau ucapan calon mayat yang berkesan pada ayah Hartanto, kecuali bahwa ia berpikir ia adalah seekor elang yang […]