Kota Ditinggal Waktu – Muhammad Solihin Oken

Puisi, edisi 374 Januari 2024 1Kota ditinggal waktu dan gagal menikah dengan kupu-kupu kunang-kunang berang-berang- laron-laron  memangil-manggil, sayapnya mengitari ruang-ruang kota Kota kehilangan waktu- jarum jam tiarap di angka biru perempuan sembunyi di laut kenangan Masih ada matahari pagi? Kota ditinggal waktu- senyap senyap senyap ada pesan singkat pada surat email dari kupu-kupu kunang-kunang berang-berang […]

Adakah Surga Untuk Mak? – Syifa Aimbine

Cerpen, edisi 373 Desember 2023 ”Mak, aku mau belajar ngaji!” Loli berhenti memulas bibir dengan gincu berwarna semerah darah. Ia menoleh sebentar ke arah Dian, putri semata wayangnya yang tahun ini sudah masuk sekolah dasar -kelas dua atau tiga… Loli agak lupa.  “Buat apa?” jawabnya sekenanya dan melanjutkan memulas bibir menjadi semerah darah, lalu meraih […]

Rumah yang Hilang – Alexander Robert Nainggolan

Puisi, edisi 373 Desember 2023 hanya sebagian perjalanansaat engkau diammeminang ingatan yang remangtapi tangan ayah dan air mata ibuterasa seperti tusukan di jantung hati terasa sia, kau mengoyak masa kanakhanya terdengar di kejauhansuara teriak***2023 Batas Kata masih adakah batas kata, saat puisi-puisi telah beranjak dewasa. dan engkau tak lagi bisa menuntunnya selayak kanak-kanak. dengan matamu […]

Ketika Kita Kata – Sitok Srengenge

Puisi, edisi 372 November 2023 Ketika aku merindukanmu kuputar lagi lagu-lagu langut itu,larik-larik lirik perihal hati, udara, tanah, air, api.Mungkin karena kau musik,harmoni bunyi yang selalumengisi senyapku.Kau desau ketika aku angin,ricik ketika aku air, gemaketika aku ruang hampa. Kau bunyi dan aku makna,hanya jika bersama kita jadi kata. Kadang aku bertanya: demi apa rindu dicipta?Agar kita tak […]

#KamiMuak – Liston P Siregar

Catatan, edisi 372 November 2023 Urusan pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 sudah ramai dan meluas dibahas banyak orang, baik penentang maupun pendukungnya. Tapi jangan sampai bosan -apalagi menyerah- untuk menentang. Untuk memperkuatnya, mari merapatkan barisan #KamiMuak melawan ‘mereka’ para pendukung Prabowo-Gibran. Ada dua kubu yang jelas: ‘kami’ dan ‘mereka’. Bagi yang belum yakin akan pilihannya […]

Surat untuk Sam – Prima Yuanita

Cerpen, edisi 371 Oktober 2023 Belasan tahun silam saya pernah menemui seseorang di dekat pohon kantil yang bergoyang diterpa angin September yang gersang. Orang itu akan bertolak ke Jakarta dan saya berjanji menghampirinya sebelum jam satu siang. Ada tujuh lembar kertas surat yang ingin saya berikan. Entah nanti suka atau tidak, saya sudah tersenyum-senyum membayangkan […]

Suluk Sidhayatra (1) – Tjahjono Widarmanto

Puisi, edisi 371 Oktober 2023                                    guru, di api mana aku bisa mencuci diri? jalan ini tak pernah susut sedang tubuhku kian kusut terluntamenerka peta sambil memegang kitab sajak-sajak rahasiasegala otak kubedah, segenap warung dan rumah jalang kutandangselalu saja cuma jadi penyair yang keliru menafsir semiotikasampai ujung lidah kelu mengeja aksara dan menerka bilangan                                    guru, sungguh […]

Pelata dari Perut Bumi – Imam Budiman

Puisi, edisi 370 September 2023 — dabat ard tengkuk yang terkurung, taring yang memugarhari-hari menjadi mesin waktu di balik lembah — pada tubuh safa, di kota suci itu setelah kematian para hulubalang bertelinga lebaryang menjadi alas tidur dan selimut di sunyi guamembangunkannya dari dingin tidur panjang ia yang melata menghamburkan tanahke atas kepala menandai sejumlah […]

Senin – Ilham Wahyudi

Puisi, edisi 370 September 2023 Entah dari mana mula kisah tentang kau yang pemalas dan pengeluh. Sehingga ramai belaka yang membenci corak batikmu; cerah perawakanmu. Bahkan lancang pula menyepadankan kau pada kusut benang tidak terurai. Padahal sungguh, betapa adiluhung kau di hadapan Sang Kekasih, manakala keanggunanmu dipilihNya sebagai selimut kelahiran pembawa cahaya. Lihat, tak sedikit […]

Equilibrium – Sitok Srengenge

Puisi, edisi 369 Agustus 2023 Perempuan itu muncul di ambang undakan batu, di senja yang masygul menjelang Sabtu. Ia serahkan sebungkus bibit bunga, “Tanamlah, mumpung musim masih basah.” Lelaki itu tahu, tak jauh dari situ hujan menderu. Angin melirihkan suaranya di tikungan tebing cadas, meluruhkan dedaun kuning dan di ufuk hari berkemas. Bayang-bayang bergerak di […]