Drakuli – Aries Munandar

Tidak ada lagi drakulaYang ada cuma darah kuliMenggenangi tanahTumbal harakiri*** Sumbang Suntuk di ujung penaTumpah pada kertas berjelagaKuremas lalu kubuang ke tong sampahKarena salah mengeja kata-kata Dilema Gila Dengarlah,Wahai ruang-ruang yang mengangaMereka sesukanya menyumpal apa sajaSampah, noda, limbahDendam, fitnah, serapahTapi, Kau diam, terlena Mereka menyeretmu dalam pusaran ambiguLalu menyandera hingga layuAsa pun diaduk dalam belenggu Tapi, Kau malah […]

Pacar, Kerudung, dan Ular – Moh Rofqil Bazikh

Saya ingat betul kamarnya bernomor 1.7, satu-satunya kamar yang tersisa waktu itu. Ketika mengajaknya bertemu, ia tidak ingin berdua di perumahan atau tempat apapun, selain di hotel -yang murah sekalipun. Saya merogoh sedikit uang dari saku celana untuk menemani malam minggunya. Malam minggu pertama setelah saya sebulan di kampung halaman memeras keringat dan sekali dua […]

Diagram Air Mata – Sholikin

di cermin masa lalukutemukan kisah bocah, menjajakkan nasibnyajejalanan yang ditempuhi adalah lintasan bagi doa-doa, yang tersimpan rapi di dalam kepala ketika pagi mengelupas angin menghantarkan gigil menyisir sekujur di antara getar penderitaan itu, ia meneriaki harapanbarangkali ada yang menjulurkan tangan untuk kesekian kalinya takdir beranjak dari puncak kemiskinandan ibu yang diam di rumah; membaca diri sendiritak menyuling keruh air […]

Budi Baik Yang Mencari Ketenangan – Aliurridha

Dentum suara musik bergema di daun telinga, mengendap-endap menuju kepala Budi. Namun seperti ada tembok besar menghalangi, musik itu berhenti di telinganya, dan kata-kata Jofran terus berdenging bak kaset rusak di kepalanya. Bahkan ketika sedang bersenang-senang dengan putri semata wayangnya, Budi masih tidak bisa berhenti memikirkan yang dikatakan Jofran tiga hari lalu.   “Aduh. Tangan […]

Berr Desember – Idrus F Shahab

Berr .. berrr, desemberBanjir mulai mengepungDi bangku panjang, Wak Lihun duduk bersilang kakiSandal jepit tipis, botol susu bayi, sepasangKaus kaki hitam, dompet laki-laki, cakram padat Wak Haji Rhoma, berenang di air yang cokelat Berr … berrr, desemberSeperti digerakkan tenaga gaibpandangan Wak Lihun tiba-tiba tergiring ke suatu sudutSebuah album keluarga timbul-tenggelammenahan berat album, tangan Wak Lihun […]

Bingkisan Natal Terakhir – Ni Wayan Wijayanti

“Janganlah kau sembarang berjanji, jika tidak ingin seperti aku.” Di negeri salju ini, aku selalu terkenang mereka. Tidak pernah terhapus waktu walaupun salju perlahan mencair, terinjak-injak kaki manusia. Diantara batang-batang pohon cemara, terselip tawa anak-anak yang bermain. Sebentar lagi natal tiba, namun aku tidak ada persiapan sama sekali. Riuh anak-anak yang bermain bola salju, semakin […]

Earthlings: Sebuah Eksperimen yang Absurd dan Segar – Wahid Kurniawan

Judul : Earthlings Penulis : Murata Sayaka Penerjemah : Ginny Tapley Takemori Penerbit : Granta Books Terbit : 2021 Tebal : 256 HalamanISBN : 9781783785698 Setelah mengguncang pembaca global dengan novel debutnya, Convenience Store Woman (Gadis Minirmarket), suara Murata Sayaka masih terus mendengungkan kritik terhadap kehidupan masyarakat modern. Wajah kehidupan metropolitan tetap menjadi latar kisahnya. Namun, ia mengalihkan lampu sorotnya […]

Perempuan di Sudut Kanvas Lukisan Itu – Tjahjono Widarmanto

/*/berdiamlah dalam sarang warna dan irama garis ini, perempuankuberdiamlah dalam sarang meditasi ini bersama gerak sunyilompatan-lompatan bangun, ruang dan lengkungkhusuklah dalam runcing garis sebab dalam tiap durinyamenyuguhkan empedu kangen yang membiakkan resah perempuan, hikmati warna, lengkung, garis dan bidang inilupakan selamanya segala bilangan dan penanggalan /**/hai lelaki, jangan paksa aku tinggal dalam jeruji kemilau warna […]

Kado dari Kimi – Yuditeha

Gadis itu bernama Kimi, datang ke panti sosial diantar Marko, ayahnya. Tubuh Kimi sedikit gemuk tapi tetap terlihat menarik dengan baju terusan berwarna krem berhiaskan kembang-kembang kecil biru merah. Cocok dengan kulitnya yang bersih putih susu. Wajah Kimi tampak bersinar dan kerap tersenyum. Kadang ia melihat ayahnya dengan pandangan yang sama seperti pandangan banyak anak […]

Patung Kijang – Faris Al Faisal

Di bundaran ini, tak banyak yang dapat kauperbuatselain mematung.Menyesap getah malam untuk dieja.Lampu merah yang padam, meraba getardan kecemasan di lingkar mawar matamu.Dalam diammu, telah kausaksikan:pelintas binal—nakal, yang tak bosan    menumpuk dosa di kantong baju.Ia bergegas dikejar bayangan, ketakutannyabukan yang lain.Dan di trotoar, kepedihan masih berlanjut sampai pagi.Yang menggambar peta hidup,tak ada kehangatan dan selimut.Selebihnya […]