Dua Gelas Kaca – Nurul Mahabbah

mimpi kita, dikdalam rajutan kisahtak akan pernah usaisebab kasih wafadalam denyut puisinamun kauperam air matayang tak mampu kusekatertimbun dalam kubang kelesahlindap di langit kamarmudikunci rapat tanpa celahkaucipta dunia tanpa suarahingga kopi membekudan tinta mengering sejak lama mufakat kita, dikkucatat di lumbung asaberharap suatu saat kauingatmelanjutkan perjalanandalam layu dan rekah musimmuseusai badai dan pekat malam kutinggu […]

Penanam Sunyi – Winarni Dwi Lestari

suatu malam lelaki itu menanamku di tempat tidurnyadengan hati-hati agar tak membangunkan jendela,cermin atau kipas angin di sudut kamarnya.aku pun tumbuh menjalar sepanjang ranjangmelelapkan lelaki itu lebih dalam dan tenangmenjaga dari denging nyamuk, dengkur angin,ataupun igauan mimpikarena itu semua hanya membuatnya tak henti berlari dalam tidur. terus tumbuh hingga daun-daunku menyentuh langit-langitdi mana mata lampu […]

Drakuli – Aries Munandar

Tidak ada lagi drakulaYang ada cuma darah kuliMenggenangi tanahTumbal harakiri*** Sumbang Suntuk di ujung penaTumpah pada kertas berjelagaKuremas lalu kubuang ke tong sampahKarena salah mengeja kata-kata Dilema Gila Dengarlah,Wahai ruang-ruang yang mengangaMereka sesukanya menyumpal apa sajaSampah, noda, limbahDendam, fitnah, serapahTapi, Kau diam, terlena Mereka menyeretmu dalam pusaran ambiguLalu menyandera hingga layuAsa pun diaduk dalam belenggu Tapi, Kau malah […]

Diagram Air Mata – Sholikin

di cermin masa lalukutemukan kisah bocah, menjajakkan nasibnyajejalanan yang ditempuhi adalah lintasan bagi doa-doa, yang tersimpan rapi di dalam kepala ketika pagi mengelupas angin menghantarkan gigil menyisir sekujur di antara getar penderitaan itu, ia meneriaki harapanbarangkali ada yang menjulurkan tangan untuk kesekian kalinya takdir beranjak dari puncak kemiskinandan ibu yang diam di rumah; membaca diri sendiritak menyuling keruh air […]

Berr Desember – Idrus F Shahab

Berr .. berrr, desemberBanjir mulai mengepungDi bangku panjang, Wak Lihun duduk bersilang kakiSandal jepit tipis, botol susu bayi, sepasangKaus kaki hitam, dompet laki-laki, cakram padat Wak Haji Rhoma, berenang di air yang cokelat Berr … berrr, desemberSeperti digerakkan tenaga gaibpandangan Wak Lihun tiba-tiba tergiring ke suatu sudutSebuah album keluarga timbul-tenggelammenahan berat album, tangan Wak Lihun […]

Perempuan di Sudut Kanvas Lukisan Itu – Tjahjono Widarmanto

/*/berdiamlah dalam sarang warna dan irama garis ini, perempuankuberdiamlah dalam sarang meditasi ini bersama gerak sunyilompatan-lompatan bangun, ruang dan lengkungkhusuklah dalam runcing garis sebab dalam tiap durinyamenyuguhkan empedu kangen yang membiakkan resah perempuan, hikmati warna, lengkung, garis dan bidang inilupakan selamanya segala bilangan dan penanggalan /**/hai lelaki, jangan paksa aku tinggal dalam jeruji kemilau warna […]

Patung Kijang – Faris Al Faisal

Di bundaran ini, tak banyak yang dapat kauperbuatselain mematung.Menyesap getah malam untuk dieja.Lampu merah yang padam, meraba getardan kecemasan di lingkar mawar matamu.Dalam diammu, telah kausaksikan:pelintas binal—nakal, yang tak bosan    menumpuk dosa di kantong baju.Ia bergegas dikejar bayangan, ketakutannyabukan yang lain.Dan di trotoar, kepedihan masih berlanjut sampai pagi.Yang menggambar peta hidup,tak ada kehangatan dan selimut.Selebihnya […]

Anima Animus – Wawan Kurniawan

dalam diriku yang lainbermukim setangkai bunga merah dengan tiga helai daunjuga duri-duri yang melekat di tubuhnya saat dedaunan gugur di musim baruaku menemukan diriku menjadi harumeski duri kian tajam memanggil darahyang keluar dari kedua mataku hari ini.  tak perlu ada yang paham, siapa di antara kitayang terluka dan bahagia.*** Perjalanan Musim di Kepala sebelum mimpi langit malam adalah selimut […]

Arkais – Vito Prasetyo

akhirnya kutemukan kataterpenggal dari tidurnya kalimatmengalir dari kegelisahan waktuantara wujud dan tanpa wujud  – arkais –  kemarin ia jalan tertatih menyisir pasir dan kerikilmasa meninggalkannya, menuatumbuh bagai rambutdi pipi wajah Arthur Rimbauddan anak kecil membacanya: tamsil usang***Malang, 2021  Arca Puisi di ingatanmu, aku memaku kataserupa rembulan bersemayam di langitsinarnya hidupkan malam yang kelamkumaknai gelap bukanlah warna […]

Cak Munir – Aboeprijadi Santoso

Munir Said Thalib: Lahir di Batu 8 Desember 1965 – Dibunuh di Penerbangan 974 Garuda Indonesia, Jakarta-Amsterdam, 7 September 2004 Sejumlah tanda-tanya tak terjawab, sejumlah fakta dan petunjuk diabaikan.Dua pundak berbintang mengelak,lalu menyangkal.Dua pejabat kunci pelaksananya, satu jauh di sana, satu di ibukota,keduanya diam seribu bahasa.Siapa para pembunuhmu? Di Coffee Bean, Changi, Gate 42,kau menjadi Big Fish. Esoknya […]